Dua Minggu Lagi, Luhut Akan Jadikan Vaksin Booster Sebagai Syarat Masuk Fasilitas Umum dan Perjalanan

Luhut Binsar Pandjaitan akan menjadikan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat untuk bisa masuk fasilitas umum dan perjalanan.

Dua Minggu Lagi, Luhut Akan Jadikan Vaksin Booster Sebagai Syarat Masuk Fasilitas Umum dan Perjalanan
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan akan menerapkan kebijakan vaksinasi booster



INILAHKORAN, Bandung - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Koordinator PPKM Jawa Bali Luhut Binsar Pandjaitan akan menjadikan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat.

Luhut menyampaikan kebijakan tersebut akan diterapkan paling lama dalam waktu dua minggu lagi.

Keputusan tersebut berdasarkan hasil Rapat Terbatas Kabinet yang dipimpin oleh Presiden Joko Widodo dan diatur dalam peraturan Satgas Penanganan Covid-19.

Baca Juga: Protes Usai Ditegur Karena Main Gitar Malam-malam, Pemuda di Bogor Tendang Pagar Rumah Warga: Gua Pribumi!

"Pemerintah kembali menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif dengan memberlakukan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat di area publik," ujar Luhut dikutip Inilahkoran dari Antara, Selasa 5 Juli 2022.

Selain sebagai syarat menggunakan fasilitas publik, kebijakan vaksin booster juga akan diterapkan pada perjalanan transportasi umum.

"Pemerintah juga kembali menerapkan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan baik udara, darat, maupun laut yang akan dilakukan maksimal dua minggu lagi," jelasnya.

Baca Juga: Unpad Siapkan Rp21 Miliar Dana Abadi bagi Riset dan Pengabdian Masyarakat

Lebih lanjut, Luhut menuturkan kebijakan penerapan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat dilatarbelakangi oleh capaian vaksinasi booster yang masih rendah.

Menurut data di PeduliLindungi, dari rata-rata orang masuk mal per hari sebesar 1,9 juta orang, hanya 24,6 persen yang sudah booster.

"Untuk mendorong vaksinasi booster, syarat perjalanan dan masuk tempat umum seperti mal dan perkantoran, akan diubah jadi vaksinasi booster," paparnya.

Baca Juga: Inovasi Hypersync Bawa Mahasiswa ITB Raih Prestasi di L'Oreal Brandstorm 2022

Luhut pun mengingatkan agar masyarakat yang belum melakukan vaksinasi booster segera melakukan di sentra vaksinasi terdekat.

"Kepada masyarakat yang belum melakukan vaksinasi lengkap sampai booster untuk segera mendatangi gerai-gerai vaksinasi yang ada demi kebaikan kita bersama," pungkasnya.***


Editor : inilahkoran