Pemerintah Akan Jadikan Vaksin Booster Syarat Perjalanan, Fadli Zon: Kenapa Mempersulit Mobilitas Rakyat?

Fadli Zon menganggap kebijakan menjadikan vaksin booster sebagai syarat perjalanan justru akan mempersulit mobilitas rakyat

Pemerintah Akan Jadikan Vaksin Booster Syarat Perjalanan, Fadli Zon: Kenapa Mempersulit Mobilitas Rakyat?
Pemerintah Akan Jadikan Vaksin Booster Syarat Perjalanan, Fadli Zon: Kenap Mempersulit Mobilitas Rakyat?

INILAH KORAN, Bandung – Pemerintah berencana akan memberlakukan vaksin booster sebagai syarat perjalanan.

Rencana itu merujuk pada hasil Rapat Terbatas Kabinet yang dipimpin Presiden Joko Widodo dan akan diatur melalui peraturan Satgas Penanganan Covid-19 dan peraturan turunan lainnya.

Rencana itu pun mendapat respon dari Politikus Parta Gerindra Fadli Zon melalui akun Twitternya @fadlizon.

Baca Juga: Idul Adha Sebentar Lagi, Ini Tanda Kolesterol Kamu Sedang Naik

Fadli Zon menganggap kebijakan tersebut justru mempersulit mobilitas masyarakat.

Padahal menurutnya di Eropa, Amerika, dan benua lainnya hampir taka da yang memakai masker.

“Seharusnya sdh di ujung pandemi, di Eropa, AS n benua lain hampir tak ada yg pakai masker bahkan tak ditanya vaksin booster. Knp mempersulit mobilitas rakyat?,” tulis Fadli Zon.

Baca Juga: Jason Momoa Ajak Sang Putri, Lola Nonton Konser Rolling Stones! Kepergok Sedang Selfie

Sebelumnya, Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemberlakuan vaksin booster sebagai syarat mobilitas masyarakat baru akan diterapkan paling lama dua minggu lagi.

"Pemerintah akan kembali menerapkan kebijakan insentif dan disinsentif dengan kembali mengubah dan memberlakukan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat mobilitas masyarakat ke area publik,” kata Luhut dikutip dari Antara.

“Selain itu, pemerintah juga akan kembali menerapkan persyaratan vaksinasi booster sebagai syarat perjalanan baik udara, darat, maupun laut, yang akan dilakukan maksimal dua minggu lagi," sambungnya.***


Editor : inilahkoran