BPIP Tegaskan Pancasila Kudu Menjadi Prinsip Dasar ASN

Pancasila harus menjadi prinsip dasar ASN dalam melaksanakan tugas setiap abdi negara. BPIP menegaskan hal itu di Kupang, NTT.

BPIP Tegaskan Pancasila Kudu Menjadi Prinsip Dasar ASN
Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo menegaskan, prinsip dasar ASN yakni mengaplikasikan Pancasila dalam logos atau pengetahuan, ethos semangat bekerja, dan pathos kesetiakawanan.

 

INILAHKORAN, Kupang - Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo menegaskan, Pancasila harus menjadi prinsip dasar ASN dalam melaksanakan tugas setiap abdi negara.

Menurutnya, prinsip dasar ASN yakni mengaplikasikan Pancasila dalam logos atau pengetahuan, ethos semangat bekerja, dan pathos kesetiakawanan. Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) akan terus menggelorakan ideologi tersebut ke setiap penjuru Nusantara.

"Kami (BPIP) berharap, setiap abdi negara harus menjadikan Pancasila sebagai prinsip dasar ASN," kata Antonius saat Pendidikan dan Pelatihan Pembinaan Ideologi Pancasila bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa 5 Juli 2022.

Baca Juga: Berkas Dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Bandung, Ade Yasin Segera Jalani Sidang Dakwaan

Dia menjelaskan, dalam dunia digital kesadaran kritis kerap hilang, tanpa adanya pendidikan literasi akan menjadikan kita mekanis seperti robot.

Ia juga menjelaskan saat ini ASN menghadapi era digitalisasi yang tidak mengenal ruang dan waktu harus menjadi kesempatan ASN dalam membumikan nilai-nilai Pancasila melalui ruang digital.

Sebab, saat ini masih banyak ruang dan waktu itu diisi berita-berita bohong, ujar kebencian bahkan menurutnya hampir semua lini sudah terkena virus radikalisme yang ingin menggantikan Ideologi Pancasila dengan Ideologi yang lain melalui ruang digital.

Baca Juga: Pemkab dan Pemkot Cirebon Sepakat Layani Warga di Perbatasan

"Dalam sejarah kita dapat belajar ideologi Pancasila tidak hanya menjadi falsafah tetapi juga menjadi alat pemersatu, Pancasila menjadi dasar dari segala dasar dan sumber dari segala sumber," ucapnya.

Antonius menegasakan, setiap warga negara Indonesia harus menyadari hidup di bumi Indonesia maka ideologinya harus Pancasila dan menjadikan Pancasila sebagai living ideology.

Dia juga menyebut Presiden Jokowi mengatakan pada 1 Juni di Ende bahwa Pancasila harus menjadi living dan working ideology. ASN harus menghayati ideologi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari dengan menghormati perbedaan agama, multikultur, solidaritas dan gotong royong.

Baca Juga: Bidik Pasar Internasional, E-Liquid Lakukan Merger Horizonttal

"Saatnya ASN bijak menggunakan lima jarimu, jangan menyebarkan kebencian, virus-virus radikal dan rasa permusuhan. Gunakan teknologi menjadi alat pemersatu, alat kemajuan dan sarana untuk membangun peradaban. ASN adalah panggilan untuk mengabdi melayani," ajaknya.

Sementara itu, Deputi Bidang Pendidikan dan Pelatihan BPIP Baby Siti Salamah mengatakan dalam pasal 3 UU Nomor 5/2014 tentang ASN disebutkan ASN sebagai profesi harus berdasarkan pada beberapa prinsip yakni nilai dasar, kode etik, dan kode perilaku.

"Unsur nilai dasar yang harus dimiliki pegawai ASN adalah memegang teguh ideologi Pancasila, setia dan mempertahankan UUD 1945 serta pemerintahan yang sah," ujarnya. (*)


Editor : inilahkoran