Komnas HAM Ungkap Fakta Baru Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo-Istri Usai Rayakan Hari Jadi Pernikahan

Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengungkap fakta terbaru kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J atau Nofryansah Yosua

Komnas HAM Ungkap Fakta Baru Kasus Brigadir J, Ferdy Sambo-Istri Usai Rayakan Hari Jadi Pernikahan
Bharada E ditetapkan tersangka atas kasus tewasnya Brigadir J.

INILAHKORAN, Bandung - Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik mengungkap fakta terbaru kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J atau Nofryansah Yosua Hutabarat.

Brigadir J tewas usai ditembak oleh Bharada E di rumah dinas Kadiv Propam nonaktif, Irjen Ferdy Sambo di Komples Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Ahmad Taufan mengungkapkan rombongan Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi merayakan hari jadi pernikahan di Magelang sebelum insiden tersebut.

Baca Juga: Bikin Sedih! Ini Mimpi Terbesar Nathalie Holscher Setelah Resmi Bercerai dengan Sule

Hal itu diketahui berdasarkan proses pengumpulan data dan informasi oleh Komnas HAM. Diketahui perayaan hari jadi pernikahan itu disaksikan langsung oleh ajudan dan asisten rumah tangga (ART) mereka.

"Menceritakan ada perjalanan dari Magelang di situ. Ada Anniversary antara Pak Sambo dan Istri. Intinya menggambarkan di Magelang baik-baik saja tidak ada masalah," ungkap Ketua Komnas HAM, Ahmad Taufan Damanik, di Komnas HAM, Jakarta, Kamis (4/8/2022).

"Kemudian berangkat rombongan Ibu Putri dengan ajudan. Sementara pak Sambo berangkat dari tempat berbeda," tuturnya.

Baca Juga: Tetap Semangat Menari, Jennie BLACKPINK Dikabarkan Terluka saat Syuting Serial HBO 'The Idol'

Berdasarkan pantauan dari CCTV yang dikumpulkan, kata Taufan, selama di perjalanan dari Magelang menuju Jakarta, tidak ada masalah yang terjadi.

"Tercover semua dalam CCTV sampai di rumah pribadi pun baik-baik saja. Nggak ada kelihatan apa-apa. Kemudian berpindah ke rumah dinas," tuturnya.

"Di situ baru terjadi, di rumah dinas atau TKP itu. Tadi saya katakan cctvnya tidak berfungsi. Maka, harus dicari selain keterangan-keterangan orang ini selain dicari bukti-bukti lainnya," pungkasnya.***


Editor : inilahkoran