Hotman Paris Curiga Putri Candrawathi Tak Trauma: Lapor Bisa, Diperiksa Soal Penembakan Brigadir J Gak Bisa

Hotman Paris mempertanyakan alasan mengapa hingga saat ini Putri Candrawathi belum diperiksa soal penembakan Brigadir J.

Hotman Paris Curiga Putri Candrawathi Tak Trauma: Lapor Bisa, Diperiksa Soal Penembakan Brigadir J Gak Bisa
Hotman Paris Curiga Istri Ferdy Sambo Tak Trauma: Ibu PC Lapor Bisa, Diperiksa Soal Penembakan Brigadir J Gak Bisa

INILAHKORAN, Bandung - Pengacara kondang, Hotman Paris mempertanyakan alasan mengapa hingga saat ini istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi belum diperiksa.

Menurutnya, Putri Candrawathi yang bisa menjadi saksi kunci lantaran saat peristiwa penembakan Brigadir J ia ada di tempat kejadian.

Hotman Paris pun tak segan-segan menanyakan hal tersebut kepada kuasa hukum Putri Candrawathi, Patra M Zen.

Baca Juga: Ryan Tedder Kerjakan 3 Lagu Baru untuk Album Comeback BLACKPINK 'BORN PINK': Mereka Sangat Berbakat

"Pertanyaannya adalah ibu PC bisa melapor tapi untuk diperiksa dalam kasus penembakan kenapa sampai hari ini belum dimintai keterangan," ujar Hotman Paris.

"Pada saat pelaporan, klien kami (PC) diverifikasi apakah benar melapor, apakah itu (dugaan pelecehan) yang dialami," jawab Patra.

Hotman Paris berpendapat bahwa laporan yang dibuat mengenai pelecehan seksual selesai sebab, terduga pelaku Brigadir J telah meninggal dunia.

Baca Juga: Suka Wanita Rambut Pendek, Ini 10 Hal yang Harus diketahui Tentang Kang Tae Oh 'Extraordinary Attorney Woo'

"Pertanyaannya, mengenai kekerasan seksual kan yang diduga pelaku almarhum udah meninggal berarti sudah selesai, kasus selesai case closed," tanya Hotman.

"Tapi kami perlu tahu, laporan (kekerasan seksual) itu benar atau tidak itulah gunanya penyelidikan," kata Patra.

Hotman pun menilai saat melaporkan kasus pelecehan seksual tersebut Putri Candrawathi tidak mengalami trauma.

"Berarti (ibu PC) tidak trauma," ucap Hotman.

"Bukan, itu hanya verifikasi," ujar Patra M Zen.

"Dengan menjawab normal berarti tidak trauma? kenapa untuk kasus penembakan (belum memberikan keterangan)?," tanya Hotman lagi.

Baca Juga: Sampai Kirim Quotes dan Berita Fitnah Dirinya ke Grup Chat, Tasyi Athasyia: Aku Cuma Pengen Dibela

"Pasal 113, jika ada alat yang sah, maka siapapun dia bisa didatangi," ujar Patra M Zen.

"Maksudnya penyidik mendatangi (Putri Candrawathi),?" tanya Hotman Paris.

"Boleh. Dan itu enggak perlu dikasih tahu sama Johnson, apakah sudah diperiksa," ungkap Patra M Zen.***


Editor : inilahkoran