KAI Pecat Oknum Pegawai Pelaku Pelecehan Seksual di Stasiun Ciamis

VP Public Relations KAI Joni Martinus menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas tindakan tidak etis yang dilakukan oleh petugasnya.

KAI Pecat Oknum Pegawai Pelaku Pelecehan Seksual di Stasiun Ciamis
Terjadi kembali kasus pelecehan seksual dengan aksi menaruh HP di bilik kamar mandi berlokasikan di stasiun Ciamis.

INILAHKORAN, Bandung - VP Public Relations KAI Joni Martinus menyampaikan permohonan maaf kepada korban atas tindakan tidak etis yang dilakukan oleh petugas alih daya yang bekerja di Stasiun Ciamis.

Sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan prima, KAI telah memecat oknum petugas kebersihan yang melakukan pelecehan seksual.

"KAI sama sekali tidak memberikan ruang untuk pelaku pelecehan seksual dalam berbagai layanan KAI. KAI langsung melakukan tindakan tegas dan memberikan sanksi berat kepada pelaku pelecehan seksual tersebut," tegas Joni.

Baca Juga: Alasan Pengacara Bharada E Mundur Tak Diungkap ke Publik, Ini Penyebabnya

Pada saat kejadian, KAI secara sigap langsung membuat pengaduan ke Polsek Ciamis setelah mendapatkan laporan dari pelanggan atas ketidaknyamanan yang dirasakan.
Korban tidak bermaksud membawa kasus ini ke ranah hukum karena menilai pemecatan tersebut sudah cukup untuk menghukum pelaku.

Jajaran KAI juga telah bertemu kembali dengan korban di kediamannya di Ciamis untuk menyampaikan permohonan maaf secara langsung dan memberikan dukungan atas trauma yang dirasakan.

Baca Juga: Ini Alasan Emak-emak di Jabar Dukung Ganjar Pranowo 

Korban mengucapkan terima kasih respon cepat yang dilakukan oleh KAI dalam menindaklanjut kejadian ini dan menilai dengan dipecatnya pelaku maka kasus dianggap sudah usai.

KAI menurutnya secara rutin melakukan pembinaan terhadap jajaran frontliner yang bertugas dan akan semakin ditingkatkan. Pihaknya memastikan kembali bahwa pegawai yang bertugas sudah siap melayani pelanggan sesuai SOP.***


Editor : inilahkoran