Neneng Mengaku Komitmen Fee Proyek Meikarta Rp 20 M

Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin menyebutkan komitmen fee untuk kepengurusan izin Meikarta senilai Rp 20 miliar. Neneng pun sudah menerima sekitar Rp 10 miliar dan 90 dolar Singapura.

Neneng Mengaku Komitmen Fee Proyek Meikarta Rp 20 M
INILAH, Bandung- Mantan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin menyebutkan komitmen fee untuk kepengurusan izin Meikarta senilai Rp 20 miliar. Neneng pun sudah menerima sekitar Rp 10 miliar dan 90 dolar Singapura.
 
"Yang total diterima saya semuanya Rp 10 miliar," kata Neneng saat menjadi saksi kasus dugaan suap Meikarta dengan terdakwa Billy Sindoro Cs di Pengadilan Tipikor pada PN Klas 1A Khusus Bandung, Jalan RE Martadinata, Senin (14/1/2019).
 
Neneng mengaku, uang yang diterimanya itu merupakan bagian dari komitmen fee untuk kepengurusan Izin Pemanfaatan Penggunaan Tanah (IPPT) proses Meikarta yang belakangan disetujui seluas 84,6 hektare dengan nilai komitmen sebesar Rp 20 miliar. 
 
Menurutnya, pada awal pertemuan dengan Taufik (mantan Kabid tata ruang Bappeda Bekasi) dan perwakilan pengembang, tidak ada pembicaraan soal komitmen fee. Setelah proses izin berlangsung baru muncul nominal. 
 
"Kemudian disepakati Rp 20 miliar untuk semua tahapan (IPPT) yang dimohonkan Meikarta," ujarnya. 
 
Neneng mengaku, uang senilai Rp 10 miliar tersebut diterimanya secara bertahap dua bulan setelah IPPT ditandatanganinya. Selain itu, Neneng juga menerima Rp 400 juta dan 90 dolar Singapur untuk kepengurusan rencana detail tata ruang (RDTR). 
 


Editor : inilahkoran