• Senin, 6 Desember 2021

Sikap Kami: Teladan Vaksin

- Senin, 14 Desember 2020 | 06:01 WIB

BAGAIMANAKAH kita memandang vaksin Covid-19? Di tempat kita, juga di belahan dunia lainnya, dia dipandang dalam dua sisi yang kontras. Di satu sisi, dia diharapkan. Di sisi lain, dia diragukan.

Publik masih belum terlalu yakin dengan vaksin corona meski sudah mulai berdatangan di Indonesia. Kontroversi di sejumlah negara, termasuk juga penolakan dan pembatalan (pembelian) vaksin, membuat mereka khawatir.

Bahkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sendiri belum merekomendasikan sepanjang belum ada izin edar darurat dari Badan POM. Tentu saja, ini juga terkait dengan kepastian untuk menjawab keraguan publik.

Sedikitnya ada tiga hal yang bisa membuat masyarakat dengan senang hati menjalani vaksinasi. Pertama, tentu saja soal keamanan (security). Kedua, bagi kalangan Muslim, soal kehalalannya. Ketiga, soal contoh teladan.

Soal pertama, itulah yang disebut IDI sebagai urusan Badan POM. Badan itulah yang bisa merekomendasikan apakah vaksin tersebut betul-betul aman dengan efek samping seminimal mungkin. Yang kedua, ini menjadi urusan dan tanggung jawab Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyatakan halal-tidaknya.

Yang ketiga, bukan urusan menyangkut teknis. Karena itu, yang berperan di sini bukanlah pihak-pihak yang terkait dengan teknis. Yang paling berperan adalah pemimpin dan publik-publik figur.

Publik butuh teladan. Publik butuh contoh. Itu yang diharapkan dari para pemimpin. Jika pemimpinnya saja tidak yakin, apatah lagi masyarakat bawahnya.

Perihal teladan ini, Ketua Satgas Covid-19 IDI, Zubairi Djoerban, merujuk satu nama: Ridwan Kamil. Gubernur Jawa Barat itu menjadi bagian dari relawan yang mengikuti uji klinis vaksin tahap ketiga di Bandung.

Lengkapnya, melalui cuitannya, Zubairi menulis pada pekan lalu: “Apa yang dilakukan Kang Emil dengan menjadi relawan vaksin itu contoh bagus. Sehingga menepis ketakutan masyarakat. Kalau perlu, para role model yang divaksin itu, membuat kisahnya di platform Youtube,” katanya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Terkini

Sikap Kami: Anies-Emil, Oke!

Selasa, 30 November 2021 | 10:51 WIB

Sikap Kami: Gimik Politik

Senin, 29 November 2021 | 09:39 WIB

Sikap Kami: Sami Sade Mengindonesia

Kamis, 25 November 2021 | 11:32 WIB

Urgensi Perubahan RTRW Jabar

Rabu, 24 November 2021 | 14:42 WIB

Sikap Kami: Euforia Mandalika

Selasa, 23 November 2021 | 15:45 WIB

Sikap Kami: Ini Bukan Prank

Selasa, 23 November 2021 | 15:41 WIB

Sikap Kami: Panas ke Gedung Sate

Rabu, 17 November 2021 | 08:30 WIB

Sikap Kami: Biskita, Biskuat, Bus Siapa?

Rabu, 3 November 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Siaga La Nina

Rabu, 3 November 2021 | 10:48 WIB

Sikap Kami: Sesat Pikir si Menteri

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:04 WIB

Sikap Kami: Bogor Barat, Apa Kabar?

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:15 WIB

Sikap Kami: Durian Runtuh Jabar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:05 WIB

Sikap Kami: Kultur Bonus

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Sikap Kami: Ironi Atlet

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Sikap Kami: Juara Lahir Batin di Papua

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Sikap Kami: Tentang Survei Emil

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:07 WIB

Sikap Kami: PPKM yang Membingungkan

Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Sikap Kami: Tak Tembak Kamu!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Berkaca dari Papua

Senin, 4 Oktober 2021 | 09:28 WIB
X