• Minggu, 26 September 2021

Sikap Kami: Menyelesaikan Cikadut

- Selasa, 13 Juli 2021 | 14:10 WIB

BUKAN berarti tak ada masalah di TPU Cikadut. Kalaupun tak ada pungutan liar, maka ada hal-hal lain yang harus dibereskan. Harus dicari cara terbaik untuk menyelesaikannya.

Polisi, sebagaimana kita ketahui, menyatakan tak ada pungli di TPU khusus Covid-19 itu. Sebab, saat kejadian itu, ada kesepakatan antara pihak keluarga dengan petugas pemakaman.

Saat itu, sudah tengah malam. Keluarga jenazah, begitu kata polisi, memaksakan malam itu juga dimakamkan. Sementara, jumlah penggali kubur kurang. Maka tercapai kesepakatan itu. Tawar-menawar. Sampai pada angka Rp2,8 juta itu.

Secara kemanusiaan, semuanya bisa kita terima. Keluarga ingin jasad dimakamkan meski waktunya sudah kurang memungkinkan. Petugas kelelahan, sudah kelewat malam, dan kemudian melibatkan masyarakat sekitar TPU. Mereka tak dapat upah dari Pemkot Bandung. Manusiawi juga menerima uang tanda terima kasih.

Sebenarnya tak ada masalah sampai di situ. Masalahnya, informasi yang kurang tepat beredar di media sosial. Platformnya bisa macam-macam. Yang beredar antara lain melalui layanan perpesanan, Whatsapp.

Kalau tak ada pungli dalam peristiwa itu, maka pesan yang beredar melalui media Whatsapp, entah siapapun pembuat pesan, adalah informasi keliru. Ada kecenderungan hoaks juga. Sebab, ada tertulis di sana “praktek pungli”.

Ada undang-undang soal itu. Tapi, sudahlah. Kita sarankan tak usah pakai undang-undang itu. Terlalu cemen. Banyak lagi urusan aparat kepolisian yang kira-kira lebih penting dari itu.

Katakanlah itu kesalahpahaman. Tapi harus dituntaskan. Pertemukan kedua belah pihak. Pembuat pesan dan tim pemakaman di TPU Cikadut. Saling memaafkan. Selesai urusan.

Urusan lain soal nasib Redi, salah satu petugas di TPU Cikadut. Sayang juga, Pemkot Bandung buru-buru “memberhentikannya”. Mestinya cek-ricek dulu. Mungkin karena viral, kemudian Pemkot juga buru-buru ambil keputusan. Biar dikatakan sigap. Bahkan, Gubernur Ridwan Kamil pun sampai minta maaf, sementara pungli tidak terbukti.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Terkini

Sikap Kami: Bersyukur PTM, Tapi….

Kamis, 23 September 2021 | 11:00 WIB

Sikap Kami: Pikiran Miring Giring

Rabu, 22 September 2021 | 10:35 WIB

Sikap Kami: Mahalnya Cipta Kerja

Minggu, 19 September 2021 | 22:31 WIB

Sikap Kami: PON Salah Arah

Kamis, 16 September 2021 | 10:57 WIB

Sikap Kami: Nonton di Bioskop Cirebon

Rabu, 15 September 2021 | 10:04 WIB

Sikap Kami: Hipokritisme Pelaku Korupsi

Selasa, 14 September 2021 | 08:28 WIB

Sikap Kami: Karena Kita Bukan Wapres

Jumat, 10 September 2021 | 11:40 WIB

Sikap Kami: Tak Serius Urus Lapas

Kamis, 9 September 2021 | 11:13 WIB

Sikap Kami: Berbelok di Tengah Jalan

Rabu, 8 September 2021 | 09:09 WIB

Sikap Kami: Holywings 60 Menit

Selasa, 7 September 2021 | 08:57 WIB

Sikap Kami: Mual Gara-gara Survei

Senin, 6 September 2021 | 08:19 WIB

Sikap Kami: Persib di Kompetisi Aneh

Jumat, 3 September 2021 | 09:53 WIB

Sikap Kami: Pemimpin yang Tak Diinginkan

Kamis, 2 September 2021 | 11:09 WIB

Sikap Kami: Membaca Data Corona

Rabu, 1 September 2021 | 13:59 WIB

Sikap Kami: 'Surga' Kita, Rumah Kita

Selasa, 31 Agustus 2021 | 12:00 WIB

Sikap Kami: Masih Perlukah PPKM?

Senin, 30 Agustus 2021 | 12:00 WIB

Sikap Kami: Menangislah Cimahi

Jumat, 27 Agustus 2021 | 17:15 WIB

Sikap Kami: Imunitas di Pengadilan

Rabu, 25 Agustus 2021 | 11:05 WIB

Sikap Kami: 404 : Not Found

Senin, 23 Agustus 2021 | 11:10 WIB

Sikap Kami: Robin Hood Salah Jalan

Kamis, 19 Agustus 2021 | 13:20 WIB
X