• Rabu, 20 Oktober 2021

Sikap Kami: Holywings 60 Menit

- Selasa, 7 September 2021 | 08:57 WIB
Holywings Kemang saat digerebeg petugas. (Foto: tangkapan layar video di media sosial.)
Holywings Kemang saat digerebeg petugas. (Foto: tangkapan layar video di media sosial.)

HOLYWINGS Kemang adalah pelajaran berharga. Terlebih, kita akan memasuki masa relaksasi resto dan kafe di mal dan pusat perbelanjaan. Hanya penegakan aturan yang setara yang akan membuat masyarakat menghormati regulasi.

Seperti kita ketahui, petugas menemukan kerumunan luar biasa di Holywings Kemang, kafe di salah satu kawasan elit di Jakarta itu. Begitu banyak pelanggarannya: kerumunan, pengunjung lebih dari 25%, dan jam operasional melampaui pukul 21.00 WIB.

Awalnya, sanksi yang hendak dikenakan adalah penutupan selama tiga hari. Tapi, ternyata bukan kali ini Holywings melakukan pelanggaran. Maka, sanksi teranyar adalah dibekukan izin operasionalnya hingga PPKM usai. Kapan PPKM usai? Ketika pandemi sudah tak ada lagi.

Baca Juga: Sikap Kami: Mual Gara-gara Survei

Kita mengapresiasi ketegasan Pemprov DKI Jakarta dalam menerapkan regulasi ini. Tak boleh bermain-main di tengah pandemi. Siapapun itu. Entah nama sebesar apapun di belakangnya.

Kita berharap ini juga menjadi pembelajaran bagi pelaku usaha di Jawa Barat. Sebagian besar wilayah Jawa Barat masih PPKM Level 3. Karena itu, regulasinya harus sesuai level 3. Kalaupun ada relaksasi dine-in 60 menit dan pengunjung boleh 50%, kita harap tak ada pelanggaran terhadap aturan itu.

Kenapa regulasi masih saja terjadi seperti yang dilakukan Holywings Kemang? Kita meyakini karena satu hal: penegakan hukum yang tidak berkeadilan. Itu sebabnya, selalu ada pihak-pihak merasa takkan tersentuh hukum. Merekalah yang mencoba memetik manfaat dari kelemahan kita itu.

Baca Juga: Sikap Kami: Persib di Kompetisi Aneh

Berkali-kali pemerintah membuah regulasi, berkali-kali pula terjadi pelanggaran. Ada yang dituntaskan, ada yang diabaikan. Dalam prinsip keadilan, bukankah semua yang bermasalah harus dituntaskan?

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Kultur Bonus

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Sikap Kami: Ironi Atlet

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Sikap Kami: Juara Lahir Batin di Papua

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Sikap Kami: Tentang Survei Emil

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:07 WIB

Sikap Kami: PPKM yang Membingungkan

Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Sikap Kami: Tak Tembak Kamu!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Berkaca dari Papua

Senin, 4 Oktober 2021 | 09:28 WIB

Sikap Kami: Meluruskan Investasi

Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Sikap Kami: Makin Lucu, Makin Gemas

Kamis, 30 September 2021 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Tetap Waspada di Sekolah

Rabu, 29 September 2021 | 13:29 WIB

Sikap Kami: Mari Selamatkan Diri

Selasa, 28 September 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Melawan Hoaks PTM

Senin, 27 September 2021 | 09:57 WIB

Sikap Kami: Bersyukur PTM, Tapi….

Kamis, 23 September 2021 | 11:00 WIB

Sikap Kami: Pikiran Miring Giring

Rabu, 22 September 2021 | 10:35 WIB

Sikap Kami: PON Salah Arah

Kamis, 16 September 2021 | 10:57 WIB

Sikap Kami: Nonton di Bioskop Cirebon

Rabu, 15 September 2021 | 10:04 WIB

Sikap Kami: Hipokritisme Pelaku Korupsi

Selasa, 14 September 2021 | 08:28 WIB

Sikap Kami: Karena Kita Bukan Wapres

Jumat, 10 September 2021 | 11:40 WIB

Sikap Kami: Tak Serius Urus Lapas

Kamis, 9 September 2021 | 11:13 WIB

Sikap Kami: Berbelok di Tengah Jalan

Rabu, 8 September 2021 | 09:09 WIB
X