• Jumat, 17 September 2021

Sikap Kami: Hipokritisme Pelaku Korupsi

- Selasa, 14 September 2021 | 08:28 WIB
Stepanus Robin Pattuju (INILAH/Antara)
Stepanus Robin Pattuju (INILAH/Antara)

MUNGKIN ada saatnya majelis hakim tipikor, sebelum memutuskan perkara korupsi, bertanya sampai 10 kali kepada terdakwa. Apakah mereka betul-betul menyesal? Atau hanya pura-pura menyesal, agar mendapatkan keringanan hukuman?

Pertanyaan berkali-kali, kalau perlu menggunakan detektor kebohongan, patut dilakukan karena pada sebagian terdakwa, pernyataan menyesal itu hanya kamuflase saja. Tak sedikit di antara mereka yang terjerembab kasus serupa lagi.

Salah seorang bupati di Jawa Tengah, dua kali berurusan dengan KPK. Dua-duanya dinyatakan bersalah. Lalu, di mana letak penyesalannya terhadap perbuatan korupsi yang sudah dilakukan?

Baca Juga: Sikap Kami: Karena Kita Bukan Wapres

Atau, apa yang dilakukan Saeful Bahri, politisi PDI Perjuangan yang kini mendekam di Lapas Sukamiskin karena terbukti menyuap Komisoner KPU, Wahyu Setiawan? Kalau dia yang terjerat dalam kasus yang melibatkan Harun Masiku itu betul-betul menyesal, tentulah dia takkan mengulangi perbuatan kelirunya kedua kali.

Tapi, setidaknya berdasarkan dakwaan jaksa penuntut umum KPK dalam perkara suap mantan penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju, Saeful Bahri ikut berperan dalam upaya menyelamatkan Ajay. Dialah yang meminta agar Ajay dibantu dalam penyelidikan pengadaan bansos Kota Cimahi. Karena itu pula, duit Ajay sekitar Rp500 juta melayang.

Peristiwa ini, buat kita, juga kian menebalkan kesimpulan, bahwa perilaku korupsi di negeri ini, rata-rata dilakukan penegak hukum dan politisi. Itu pula sebabnya, tingkat kepercayaan publik terhadap kedua jenis lembaga ini, demikian rendahnya.

Baca Juga: Sikap Kami: Tak Serius Urus Lapas

Tentu saja harus kita kutip adagium: kekuasaan cenderung koruptif, kekuatan absolut pasti korup. Dalam konsep bernegara kita saat ini, merekalah yang berkuasa itu: politisi dan penegak hukum. Mereka yang membuat aturan, mereka yang menjalankannya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: PON Salah Arah

Kamis, 16 September 2021 | 10:57 WIB

Sikap Kami: Nonton di Bioskop Cirebon

Rabu, 15 September 2021 | 10:04 WIB

Sikap Kami: Hipokritisme Pelaku Korupsi

Selasa, 14 September 2021 | 08:28 WIB

Sikap Kami: Karena Kita Bukan Wapres

Jumat, 10 September 2021 | 11:40 WIB

Sikap Kami: Tak Serius Urus Lapas

Kamis, 9 September 2021 | 11:13 WIB

Sikap Kami: Berbelok di Tengah Jalan

Rabu, 8 September 2021 | 09:09 WIB

Sikap Kami: Holywings 60 Menit

Selasa, 7 September 2021 | 08:57 WIB

Sikap Kami: Mual Gara-gara Survei

Senin, 6 September 2021 | 08:19 WIB

Sikap Kami: Persib di Kompetisi Aneh

Jumat, 3 September 2021 | 09:53 WIB

Sikap Kami: Membaca Data Corona

Rabu, 1 September 2021 | 13:59 WIB
X