• Minggu, 5 Desember 2021

Sikap Kami: Pikiran Miring Giring

- Rabu, 22 September 2021 | 10:35 WIB
Plt Ketum Partai Solidaritas Nasional Giring Ganesha. (Sumber:Instagram/@psi_id)
Plt Ketum Partai Solidaritas Nasional Giring Ganesha. (Sumber:Instagram/@psi_id)

PERNYATAAN Giring Ganesha, Plt Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sungguh menghentak. Bukan hanya karena kontennya, melainkan disampaikan dengan nada emosional.

Giring terang-terangan menyerang Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta. Dia bahkan menuding Anies sebagai pembohong karena pura-pura peduli di tengah pandemi.

Anies, oleh Giring, membelanjakan APBD Jakarta untuk kepentingan sebagai calon presiden 2024. Dia juga menyinggung soal uang muka dan jaminan bank bagi penyelenggaraan balapan Formula E.

Karena disampaikan dengan cara emosional, kita melihat nada-nada miring dalam pikiran Giring. Pertama soal APBD untuk kepentingan capres, apa iya? Bukankah anggaran pemerintah, termasuk pemerintah daerah, fokus pada penanganan pandemi, penanggulangan efek Covid-19 secara ekonomi, dan tentu saja belanja gaji aparaturnya?

Baca Juga: Sikap Kami: Mahalnya Cipta Kerja

Pemprov DKI, sebagaimana juga daerah lain, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, atau daerah manapun, mengalihkan APBD untuk penanganan pandemi, bantuan sosial, dan segala macamnya.

Jadi, terbantahkanlah pernyataan APBD dimanfaatkan untuk kontestasi 2024. Apa yang dilakukan Anies, juga dilakukan Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, bahkan hingga ke Sumatera dan Kalimantan. Nyaris tak ada beda.

Soal Formula E, juga tak ada yang aneh, kecuali pertanyaan kapan balapan itu akan digelar. Dalam industri balapan seperti itu, uang muka dan jaminan bank, menjadi kewajaran. Sebab, dia digelar oleh promotor swasta di luar negeri. Dan, biasa pula ada uang muka dan jaminan.

Hal itu berlaku umum pada kegiatan-kegiatan otomotif kelas dunia lain. Memangnya menjadi tuan rumah Kejuaraan Dunia Reli, balapan MotoGP, dan Formula 1, tak ada uang muka dan jaminan? Saat Indonesia jadi tuan rumah MotoGP dekade 1990-an, hal serupa juga terjadi. Ada jaminan kepada Dorna, promotornya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Anies-Emil, Oke!

Selasa, 30 November 2021 | 10:51 WIB

Sikap Kami: Gimik Politik

Senin, 29 November 2021 | 09:39 WIB

Sikap Kami: Sami Sade Mengindonesia

Kamis, 25 November 2021 | 11:32 WIB

Sikap Kami: Euforia Mandalika

Selasa, 23 November 2021 | 15:45 WIB

Sikap Kami: Ini Bukan Prank

Selasa, 23 November 2021 | 15:41 WIB

Sikap Kami: Biskita, Biskuat, Bus Siapa?

Rabu, 3 November 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Siaga La Nina

Rabu, 3 November 2021 | 10:48 WIB

Sikap Kami: Sesat Pikir si Menteri

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:04 WIB

Sikap Kami: Durian Runtuh Jabar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:05 WIB

Sikap Kami: Kultur Bonus

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Sikap Kami: Ironi Atlet

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Sikap Kami: Juara Lahir Batin di Papua

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Sikap Kami: Tentang Survei Emil

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:07 WIB

Sikap Kami: PPKM yang Membingungkan

Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Sikap Kami: Tak Tembak Kamu!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Berkaca dari Papua

Senin, 4 Oktober 2021 | 09:28 WIB

Sikap Kami: Meluruskan Investasi

Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Sikap Kami: Makin Lucu, Makin Gemas

Kamis, 30 September 2021 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Tetap Waspada di Sekolah

Rabu, 29 September 2021 | 13:29 WIB

Sikap Kami: Mari Selamatkan Diri

Selasa, 28 September 2021 | 12:45 WIB
X