• Sabtu, 27 November 2021

Sikap Kami: Melawan Hoaks PTM

- Senin, 27 September 2021 | 09:57 WIB
SMP PGII 1 Kota Bandung melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Rabu 8 September 2021. (INILAHKORAN/Okky Adiana)
SMP PGII 1 Kota Bandung melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas pada Rabu 8 September 2021. (INILAHKORAN/Okky Adiana)

INFORMASI hoaks soal ribuan siswa dan tenaga pendidik di Jawa Barat terkena virus Covid-19 itu sungguh menyesakkan kita. Pemerintah pusat, dalam hal ini Kemendikbudikti, tidak cukup jantan menyikapi.

Seperti diketahui, akhir pekan lalu, kita disentakkan dengan informasi yang berasal dari Kemendikbud itu. Diinformasikan ada klaster Covid-19 setelah pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas berlangsung. Terbanyak di Jawa Barat.

Informasi ini mengagetkan kita sebagaimana mendengar petir di siang bolong. Baru sehari-dua Pemprov Jawa Barat menyatakan PTM berjalan baik. Tak ada klaster Covid-19. Bahkan belum terdengar ada siswa atau tenaga pendidik terjangkit Covid-19, apalah pula menjadi klaster.

Baca Juga: Sikap Kami: Bersyukur PTM, Tapi….

Sejak awal, kita sudah ragu dengan informasi dari Kemendikbudikti tersebut. Pertama, karena angkanya tiba-tiba menjulang. Kedua, karena Pemprov Jawa Barat, kemungkinan juga begitu provinsi lain, tak tahu-menahu soal informasi itu.

Belakangan baru diketahui, itu bukan klaster PTM. Itu hasil survei Kemendikbudikti atas paparan Covid-19 terhadap pelaku pandemi selama ini. Jadi, bukan karena PTM.

Buat kita persoalannya sederhana. Jika betul terjadi miskomunikasi, maka Kemendikbudikti memiliki kewajiban untuk meluruskannya. Sebab, dengan begitulah kondisi akan kembali membaik.

Jangan kita dengan informasi tak benar seperti itu, tak berpengaruh terhadap PTM yang sedang berjalan. Salah satu pengaruhnya adalah bisa turunnya keyakinan orang tua untuk melepas anaknya mengikuti PTM.

Baca Juga: Sikap Kami: Pikiran Miring Giring

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Sami Sade Mengindonesia

Kamis, 25 November 2021 | 11:32 WIB

Sikap Kami: Euforia Mandalika

Selasa, 23 November 2021 | 15:45 WIB

Sikap Kami: Ini Bukan Prank

Selasa, 23 November 2021 | 15:41 WIB

Sikap Kami: Biskita, Biskuat, Bus Siapa?

Rabu, 3 November 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Siaga La Nina

Rabu, 3 November 2021 | 10:48 WIB

Sikap Kami: Sesat Pikir si Menteri

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:04 WIB

Sikap Kami: Durian Runtuh Jabar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:05 WIB

Sikap Kami: Kultur Bonus

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Sikap Kami: Ironi Atlet

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Sikap Kami: Juara Lahir Batin di Papua

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Sikap Kami: Tentang Survei Emil

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:07 WIB

Sikap Kami: PPKM yang Membingungkan

Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Sikap Kami: Tak Tembak Kamu!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Berkaca dari Papua

Senin, 4 Oktober 2021 | 09:28 WIB

Sikap Kami: Meluruskan Investasi

Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Sikap Kami: Makin Lucu, Makin Gemas

Kamis, 30 September 2021 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Tetap Waspada di Sekolah

Rabu, 29 September 2021 | 13:29 WIB

Sikap Kami: Mari Selamatkan Diri

Selasa, 28 September 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Melawan Hoaks PTM

Senin, 27 September 2021 | 09:57 WIB

Sikap Kami: Bersyukur PTM, Tapi….

Kamis, 23 September 2021 | 11:00 WIB
X