• Sabtu, 27 November 2021

Sikap Kami: Tetap Waspada di Sekolah

- Rabu, 29 September 2021 | 13:29 WIB
Siswa saat mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas di SMPN 1 Margahayu, Jalan Raya Kopo, Kabupaten Bandung, Senin 6 September 2021.  (syamsuddin nasoetion)
Siswa saat mengikuti pembelajaran tatap muka terbatas di SMPN 1 Margahayu, Jalan Raya Kopo, Kabupaten Bandung, Senin 6 September 2021. (syamsuddin nasoetion)

MESTINYA, angka ini membuat kita terhentak, setidaknya makin waspada. Satu dari tujuh warga Jawa Barat yang terpapar Covid-19, ternyata dari kalangan anak-anak. Harap diingat, anak-anak ini termasuk kelompok remaja.

Laman Pikobar kemarin mencatat, ada tambahan 205 kasus baru di Jawa Barat. Totalnya kini menjadi 702.422 kasus. Ada 684.594 pasien yang dinyatakan sembuh dan 14.608 orang yang meninggal.

Nah, dari yang meninggal dunia itu, 1.180 orang di antaranya anak-anak –dan remaja. Sekitar 8%. Cukup tinggi –tepatnya cukup merisaukan.

Mudah-mudahan, ini bukan data hoaks. Dia mesti perlu diolah lagi. Tapi, kita yakin, angkanya takkan jauh-jauh berbeda.

Baca Juga: Sikap Kami: Mari Selamatkan Diri

Maka, angka-angka itu semestinya membuat kita lebih waspada. Usia anak-anak ternyata sama saja dengan orang dewasa. Virus tak mengenal berapa umur korbannya. Bahkan, bisa mematikan.

Kewaspadaan itu perlu kita tingkatkan –jadi, bukan sekadar dipertahankan—karena saat ini sebagian anak-anak di Jawa Barat sudah mulai belajar tatap muka lagi. Di banyak kota, rasanya sudah lebih 50% sekolah yang buka lagi.

Sejauh ini, dari berbagai informasi, penyelenggaraan PTM sendiri masih relatif aman di Jawa Barat. Kita patut bersyukur karenanya. Kekhawatiran terhadap munculnya kasus-kasus di lembaga pendidikan, sejauh ini belum terbukti.

Sedikitnya ada tiga penyebabnya. Pertama, pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Kedua, tingginya tingkat kesadaran di antara pemangku kepentingan pendidikan. Ketiga, mulai ditingkatkannya vaksinasi di kalangan pelajar, setelah sebelumnya guru.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Sami Sade Mengindonesia

Kamis, 25 November 2021 | 11:32 WIB

Sikap Kami: Euforia Mandalika

Selasa, 23 November 2021 | 15:45 WIB

Sikap Kami: Ini Bukan Prank

Selasa, 23 November 2021 | 15:41 WIB

Sikap Kami: Biskita, Biskuat, Bus Siapa?

Rabu, 3 November 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Siaga La Nina

Rabu, 3 November 2021 | 10:48 WIB

Sikap Kami: Sesat Pikir si Menteri

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:04 WIB

Sikap Kami: Durian Runtuh Jabar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:05 WIB

Sikap Kami: Kultur Bonus

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Sikap Kami: Ironi Atlet

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Sikap Kami: Juara Lahir Batin di Papua

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Sikap Kami: Tentang Survei Emil

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:07 WIB

Sikap Kami: PPKM yang Membingungkan

Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Sikap Kami: Tak Tembak Kamu!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Berkaca dari Papua

Senin, 4 Oktober 2021 | 09:28 WIB

Sikap Kami: Meluruskan Investasi

Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Sikap Kami: Makin Lucu, Makin Gemas

Kamis, 30 September 2021 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Tetap Waspada di Sekolah

Rabu, 29 September 2021 | 13:29 WIB

Sikap Kami: Mari Selamatkan Diri

Selasa, 28 September 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Melawan Hoaks PTM

Senin, 27 September 2021 | 09:57 WIB

Sikap Kami: Bersyukur PTM, Tapi….

Kamis, 23 September 2021 | 11:00 WIB
X