• Kamis, 28 Oktober 2021

Sikap Kami: Ironi Atlet

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:38 WIB
Ayat Supriyatna disambut bak pahlawan oleh warga Puncak (INILAH/Reza Zurifwan)
Ayat Supriyatna disambut bak pahlawan oleh warga Puncak (INILAH/Reza Zurifwan)

KENAPA mereka pergi ke Papua saat PON XX berlangsung. Hanya ada dua alasan: cinta pada olahraganya, cinta pada daerahnya. Begitulah atlet-atlet yang tampil di PON yang sampai besok masih akan bertanding.

Semuanya? Sebagian besar. Sebagian kecil lagi, ada yang mengais rezeki kilat juga. Pindah daerah karena termakan janji bonus menggiurkan. Bahkan ada yang membanderol satu medali senilai Rp1 miliar.

Sebagian besar itu, bertanding dengan keringat, taktik, strategi, dan hati. Hati yang penuh cinta terhadap daerah masing-masing, termasuk Jawa Barat.

Kalau tidak karena itu, tak mungkinlah Ayat Supriyatna meninggalkan bayinya yang sakit demi membela panji Jabar di Papua. Beruntung, dia pulang dengan tiga medali emas di gantole.

Baca Juga: Sikap Kami: Juara Lahir Batin di Papua

Begitulah atlet-atlet sejati menjalankan profesinya. Penampilan mereka di gelanggang olahraga adalah kehormatan yang harus dijaga. Jadi, misalnya, bonus medali kontingen Jabar taklah sebesar sebagian kontingen lain, Jabar tetap di hati.

Jika mereka, Ayat itu, misalnya, sudah menyerahkan hatinya untuk Jabar, barangkali perlu pula Jabar menyerahkan hati kepada atlet-atlet seperti Ayat dan Ayat-Ayat yang lainnya.

Ayat, misalnya, cuma punya satu keinginan, bagaimana dirinya cepat diangkat jadi pegawai negeri sipil. Statusya kini masih honorer di Dispora Kabupaten Bogor.

Tentu saja, kita tidak menyarangkan Pemprov Jabar, Pemkab Bogor, serta merta memenuhi permintaan itu. Yang kita inginkan, agar Pemprov Jabar, Pemkab Bogor, punya kepedulian atas keinginan itu. Membantu sebisanya, semampunya.

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Sesat Pikir si Menteri

Selasa, 26 Oktober 2021 | 08:04 WIB

Sikap Kami: Durian Runtuh Jabar

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:05 WIB

Sikap Kami: Kultur Bonus

Rabu, 20 Oktober 2021 | 09:35 WIB

Sikap Kami: Ironi Atlet

Kamis, 14 Oktober 2021 | 09:38 WIB

Sikap Kami: Juara Lahir Batin di Papua

Rabu, 13 Oktober 2021 | 17:50 WIB

Sikap Kami: Tentang Survei Emil

Selasa, 12 Oktober 2021 | 12:07 WIB

Sikap Kami: PPKM yang Membingungkan

Rabu, 6 Oktober 2021 | 12:02 WIB

Sikap Kami: Tak Tembak Kamu!

Selasa, 5 Oktober 2021 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Berkaca dari Papua

Senin, 4 Oktober 2021 | 09:28 WIB

Sikap Kami: Meluruskan Investasi

Jumat, 1 Oktober 2021 | 13:13 WIB

Sikap Kami: Makin Lucu, Makin Gemas

Kamis, 30 September 2021 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Tetap Waspada di Sekolah

Rabu, 29 September 2021 | 13:29 WIB

Sikap Kami: Mari Selamatkan Diri

Selasa, 28 September 2021 | 12:45 WIB

Sikap Kami: Melawan Hoaks PTM

Senin, 27 September 2021 | 09:57 WIB

Sikap Kami: Bersyukur PTM, Tapi….

Kamis, 23 September 2021 | 11:00 WIB

Sikap Kami: Pikiran Miring Giring

Rabu, 22 September 2021 | 10:35 WIB

Sikap Kami: PON Salah Arah

Kamis, 16 September 2021 | 10:57 WIB

Sikap Kami: Nonton di Bioskop Cirebon

Rabu, 15 September 2021 | 10:04 WIB

Sikap Kami: Hipokritisme Pelaku Korupsi

Selasa, 14 September 2021 | 08:28 WIB

Sikap Kami: Karena Kita Bukan Wapres

Jumat, 10 September 2021 | 11:40 WIB
X