• Senin, 23 Mei 2022

Sikap Kami: Pidato Sampah Giring

- Kamis, 23 Desember 2021 | 21:52 WIB
Giring Ganesha kembali membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut Indonesia akan suram jika dipimpin seorang pembohong. (Tangkapan layar YouTube Partai Solidaritas Indonesia)
Giring Ganesha kembali membuat pernyataan kontroversial dengan menyebut Indonesia akan suram jika dipimpin seorang pembohong. (Tangkapan layar YouTube Partai Solidaritas Indonesia)

BERKALI-KALI lembaga survei menempatkan nama Giring Ganesha dalam daftar kandidat punya elektabilitas. Kami memiliki sikap, sama sekali tak mempercayai hasil survei tersebut.

Kenapa? Pertama, coba kita lihat potret politik dan kebangsaan Giring. Bandingkan dengan politisi lain yang masuk survei, bagai siang dengan malam. Tak ada seujung kuku.

Kecuali jika surveinya keliru. Keliru karena dilakukan tidak dengan cara yang tepat. Keliru karena yang disurvei tak paham politik dan kebangsaan. Kalau mengerti, siapa juga yang kepincut dengan orang yang belum berbuat apa-apa buat masyarakat seperti Giring dan menginginkan dia jadi presiden?

Apalagi, kalau responden survei tersebut mendengar pidato Giring pada peringatan ulang tahun partainya. Buat kita, itu sekelas pidato sampah. Tak ada isi kecuali provokasi.

Baca Juga: Sikap Kami: Degradasi Simbol Negara

Salah satu yang ramai diperbincangkan publik adalah kalimat: “Indonesia akan suram jika yang terpilih kelak adalah seorang pembohong dan juga pernah dipecat oleh Pak Jokowi karena tidak becus bekerja”.

Kita tentu paham siapa yang dia sasar. Tapi, mari kita endapkan kalimat pernyataannya itu. Apakah dengan pernyataan itu, dia, dalam kapasitas sebagai plt ketua partai kecil, toleran terhadap pembohong yang tak pernah dipecat Pak Jokowi, misalnya?

Dalam konteks politik, Giring itu bukan siapa-siapa. Tokoh yang disasarnya justru berjasa besar bagi Jokowi. Bukankah tokoh yang dia serang itu adalah juru bicara tim kampanye Jokowi-JK di Pilpres 2014? Orang, yang oleh Jokowi dikatakan, “Tak perlu dipromosikan, semua juga sudah tahu, dia perintis Indonesia Mengajar.”?

Baca Juga: Sikap Kami: Asa dari Desa

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Vatikan

Kamis, 19 Mei 2022 | 12:55 WIB

Sikap Kami: Yang Kurang dari PPDB

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:43 WIB

Sikap Kami: Anies-Emil dan Demokrasi Absurd

Selasa, 10 Mei 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Tergila-gila WTP

Kamis, 28 April 2022 | 14:11 WIB

Sikap Kami: Don’t Change BJB Team

Selasa, 26 April 2022 | 22:34 WIB

Sikap Kami: Kartu Sakti Apa Lagi, Pak Jokowi?

Selasa, 26 April 2022 | 15:05 WIB

Sikap Kami: Ada Wilmar di Persis Solo

Jumat, 22 April 2022 | 16:39 WIB

Sikap Kami: Jebol Gadis

Kamis, 21 April 2022 | 13:11 WIB

Sikap Kami: 'Perjudian' Yana Mulyana

Senin, 18 April 2022 | 14:06 WIB

Sikap Kami: Ade Armando

Rabu, 13 April 2022 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Persib 'Salah Obat'

Kamis, 7 April 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Juara BPD, Juara Proliga

Senin, 28 Maret 2022 | 22:45 WIB

Sikap Kami: Jadi Petani, Siapa Takut?

Jumat, 25 Maret 2022 | 14:11 WIB

Sikap Kami: Noel dan 'Dosa' BUMN

Kamis, 24 Maret 2022 | 12:03 WIB

Sikap Kami: Negara Pura-pura

Jumat, 18 Maret 2022 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Politisi Bebal

Kamis, 17 Maret 2022 | 11:38 WIB

Sikap Kami: Makna Bank BJB

Rabu, 9 Maret 2022 | 11:00 WIB

Sikap Kami: Malangsari

Selasa, 22 Februari 2022 | 12:48 WIB

Sikap Kami: Penalti di JIS

Kamis, 17 Februari 2022 | 12:18 WIB
X