• Selasa, 17 Mei 2022

Sikap Kami: Langkah Keledai

- Senin, 24 Januari 2022 | 10:29 WIB
Omicron sudah masuk Kota Bandung, Satgas Covid-19 mempertimbangkan WFH.
Omicron sudah masuk Kota Bandung, Satgas Covid-19 mempertimbangkan WFH.

PENGALAMAN selama hampir dua tahun terakhir membuktikan kita, terutama pemerintah, selalu kalah langkah melawan pandemi. Dan, itu harus dibayar mahal. Tak terhitung besarnya dana yang harus kita keluarkan lawan virus.

Tentu, kita masih ingat, betapa tak sedikit pejabat penting pemerintah, membuat pernyataan abai ketika di negara lain virus sudah merebak. Hampir semua pejabat tinggi negeri ini, sempat membuat pernyataan yang tak sepatutnya. Bercanda, tak tepat, dan kemudian diketawakan publik.

Ketika virus masuk, kita kelabakan. Gelombang pertama datang. Gelombang kedua, dengan varian delta yang dampaknya jauh lebih dahsyat, membuat kita babak belur. Dana terbuang, nyawa ribuan orang melayang.

Kita ini seperti keledai dungu. Terantuk di lubang yang sama sampai dua-tiga kali. Saat varian Omicron merebak di luar negeri, kita –seperti juga pada gelombang pertama—kembali abai. Terlalu percaya diri. Kehilangan orientasi.

Baca Juga: Sikap Kami: Ganti Anggota DPR, Pak!

Kita tidak melakukan antisipasi. Maka, tengoklah betapa banyak pergerakan manusia pada libur Natal dan Tahun Baru lalu. Berduyun-duyun orang pulang kampung, beramai-ramai orang ke tempat wisata. Tak berkerumun? Omong kosong kalau dalam situasi semacam itu, tak ada kerumunan.

Kita juga abai menutup pintu. Kebijakannya juga selalu berubah-ubah. Hari ini tempe, sore kedele, kata orang. Maka, Omicron mulai muncul. Awalnya dibawa mereka yang datang dari luar negeri. Kini, sudah terjadi transmisi lokal.

Apakah karena Omicron tak seganas Delta? Belum tentu juga. Seorang epidemiolog menyatakan dampak Omicron tak terlalu mengkhawatirkan karena banyak orang sudah menjalani vaksinasi. Jadi, imunitas mulai muncul.

Baca Juga: Sikap Kami: Kumaha Aing

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Anies-Emil dan Demokrasi Absurd

Selasa, 10 Mei 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Tergila-gila WTP

Kamis, 28 April 2022 | 14:11 WIB

Sikap Kami: Don’t Change BJB Team

Selasa, 26 April 2022 | 22:34 WIB

Sikap Kami: Kartu Sakti Apa Lagi, Pak Jokowi?

Selasa, 26 April 2022 | 15:05 WIB

Sikap Kami: Ada Wilmar di Persis Solo

Jumat, 22 April 2022 | 16:39 WIB

Sikap Kami: Jebol Gadis

Kamis, 21 April 2022 | 13:11 WIB

Sikap Kami: 'Perjudian' Yana Mulyana

Senin, 18 April 2022 | 14:06 WIB

Sikap Kami: Ade Armando

Rabu, 13 April 2022 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Persib 'Salah Obat'

Kamis, 7 April 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Juara BPD, Juara Proliga

Senin, 28 Maret 2022 | 22:45 WIB

Sikap Kami: Jadi Petani, Siapa Takut?

Jumat, 25 Maret 2022 | 14:11 WIB

Sikap Kami: Noel dan 'Dosa' BUMN

Kamis, 24 Maret 2022 | 12:03 WIB

Sikap Kami: Negara Pura-pura

Jumat, 18 Maret 2022 | 06:00 WIB

Sikap Kami: Politisi Bebal

Kamis, 17 Maret 2022 | 11:38 WIB

Sikap Kami: Makna Bank BJB

Rabu, 9 Maret 2022 | 11:00 WIB

Sikap Kami: Malangsari

Selasa, 22 Februari 2022 | 12:48 WIB

Sikap Kami: Penalti di JIS

Kamis, 17 Februari 2022 | 12:18 WIB

Sikap Kami: 'Jualan' Emil

Kamis, 10 Februari 2022 | 12:12 WIB

Sikap Kami: Karena Kita Budeg

Senin, 7 Februari 2022 | 13:42 WIB
X