Sikap Kami: 'Perjudian' Yana Mulyana

- Senin, 18 April 2022 | 14:06 WIB
Yana Mulyana setelah dilantik Gubernur Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung. (INILAH/Syamsoeddin Nasoetion)
Yana Mulyana setelah dilantik Gubernur Ridwan Kamil sebagai Wali Kota Bandung. (INILAH/Syamsoeddin Nasoetion)

MENJADI Wali Kota Bandung bukanlah tantangan ringan bagi Yana Mulyana. Kita berpandangan, dari sisi politik, sesungguhnya ini jadi perjudian besar bagi pengusaha radio ini.

Sedikitnya ada tiga sebab kenapa secara politik posisi Wali Kota Bandung ini bakal jadi perjudian bagi Yana Mulyana. Bisa saja dia memenangkan perjudian itu, tapi dengan upaya dan komitmen yang sungguh sangat luar biasa.

Pertama, secara tersirat, Kota Bandung itu sudah punya parameter sendiri. Apa itu? Ridwan Kamil. Sebelum jadi Gubernur Jawa Barat, dia terhitung sukses sebagai Wali Kota Bandung. Terutama karena kemampuan inovatifnya yang membuat Kota Kembang jadi berkembang.

Salah satu tolok ukur keberhasilan itu adalah naiknya tingkat kebahagiaan warga kota. Penataan ruang terbuka hijau, pelayanan berbasis digital, membuat masyarakat senang, betapapun tentu ada plus-minusnya.

Baca Juga: Sikap Kami: Ade Armando

Keberhasilan Emil dalam penataan kota membuatnya jadi bench mark bagi pemimpin Kota Bandung berikutnya. Harus kita akui, selepas itu, yang dihadapi warga kota tidak lebih membahagiakan.

Kedua, Yana akan melakukannya sendirian. Sejauh ini, yang kita pahami, sulit bagi Kota Bandung untuk mendapatkan wakil wali kota pengganti Yana. Dinamika politik dan pemerintahan, membuat proses pengusulannya lamban dan informasinya sudah tertutup sama sekali kemungkinan itu.

Maka, Yana harus jadi “superman” untuk menjalankan tugas-tugas kewalikotaan itu. Dia punya “pembantu”, aparatur sipil negara Kota Bandung dari level apapun, tapi dia tak punya rekan bahu-membahu sebagai pemimpin kota. Sebagaimana walikota-walikota sebelumnya.

Baca Juga: Sikap Kami: Persib 'Salah Obat'

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Untung Ada Holywings

Rabu, 29 Juni 2022 | 10:34 WIB

Sikap Kami: Zillenial

Rabu, 29 Juni 2022 | 10:14 WIB

Sikap Kami: Jari-jari Sambara

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:11 WIB

Sikap Kami: OPOP Makin Top

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:20 WIB

Sikap Kami: Rindu Kami

Selasa, 7 Juni 2022 | 06:05 WIB

Sikap Kami: Kekuatan di Aare

Kamis, 2 Juni 2022 | 18:32 WIB

Sikap Kami: Robin Hood Trunojoyo

Kamis, 2 Juni 2022 | 10:57 WIB

Sikap Kami: Vatikan

Kamis, 19 Mei 2022 | 12:55 WIB

Sikap Kami: Yang Kurang dari PPDB

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:43 WIB

Sikap Kami: Anies-Emil dan Demokrasi Absurd

Selasa, 10 Mei 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Tergila-gila WTP

Kamis, 28 April 2022 | 14:11 WIB

Sikap Kami: Don’t Change BJB Team

Selasa, 26 April 2022 | 22:34 WIB

Sikap Kami: Kartu Sakti Apa Lagi, Pak Jokowi?

Selasa, 26 April 2022 | 15:05 WIB

Sikap Kami: Ada Wilmar di Persis Solo

Jumat, 22 April 2022 | 16:39 WIB

Sikap Kami: Jebol Gadis

Kamis, 21 April 2022 | 13:11 WIB

Sikap Kami: 'Perjudian' Yana Mulyana

Senin, 18 April 2022 | 14:06 WIB

Sikap Kami: Ade Armando

Rabu, 13 April 2022 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Persib 'Salah Obat'

Kamis, 7 April 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Juara BPD, Juara Proliga

Senin, 28 Maret 2022 | 22:45 WIB
X