Sikap Kami: Ada Wilmar di Persis Solo

- Jumat, 22 April 2022 | 16:39 WIB
Persis Solo dalam Pusaran Dugaan Mafia Minyak Goreng, Refly Harun: Tidak Ada Makan Siang Gratis di Politik (Ayosurabaya/Budi Cahyono)
Persis Solo dalam Pusaran Dugaan Mafia Minyak Goreng, Refly Harun: Tidak Ada Makan Siang Gratis di Politik (Ayosurabaya/Budi Cahyono)

SIKAP Persis-Solo">Persis Solo memutuskan kerja sama sponsorship dengan Wilmar Group patut diapresiasi. Tapi, mendasarkan kerja sama sponsor itu dalam koridor profesional murni, agaknya patut pula diragukan.

Persis memutuskan kerja sama itu karena salah satu petinggi Wilmar Nabati Indonesia terseret dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi pemberian fasilitas ekspor CPO dan turunannya. Master Parulian Tumanggor, salah satu tersangka, adalah komisaris perusahaan tersebut.

Boleh jadi, Persis takkan dipanggil-panggil seperti apa yang dialami Persija, Madura United, atau PSS Sleman yang menjalin kerja sama sponsorship dengan Viral Blast. Wilmar, hampir pasti, takkan berharap banyak dari promosi hebat dari kerja sama dengan Persis.

Kenapa? Kalau dia mau promosi, hampir pasti yang dipromosikan buat perusahaan, tapi memperkuat brand produknya. Bisa minyak goreng Sania, Fortune, Siip, Sovia, Mahkota, Ol’eis, Bukit Zaitun, atau Goldie.

Baca Juga: Sikap Kami: Jebol Gadis

Jadi, apakah kerja sama ini memiliki landasan yang profesional? Itu yang kita ragukan. Bisa jadi, yang dimaksud profesional adalah Wilmar tak terkait dengan manajemen Persis. Tapi, kalau disebut sponsorship ini sepenuhnya profesional, rasanya tidak sepenuhnya seperti itu.

Persis adalah klub yang kepemilikan saham mayoritasnya dikuasai dua pihak: Kaesang Pangarep dan Erick Thohir. Kaesang adalah putra Presiden Joko Widodo. Erick menteri kabinet Joko Widodo.

Pertanyaannya sederhana: apakah jika bukan Kaesang dan Erick yang jadi pemilik klub, Wilmar tertarik kerja sama profesional? Kita tak meyakini itu. Buktinya, tak banyak –atau mungkin tak ada sama sekali—klub yang disponsori Wilmar. Termasuk klub Kalteng Putra, wilayah di mana Wilmar memiliki begitu banyak konsesi perkebunan kelapa sawit.

Baca Juga: Sikap Kami: 'Perjudian' Yana Mulyana

Halaman:

Editor: Zulfirman

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sikap Kami: Untung Ada Holywings

Rabu, 29 Juni 2022 | 10:34 WIB

Sikap Kami: Zillenial

Rabu, 29 Juni 2022 | 10:14 WIB

Sikap Kami: Jari-jari Sambara

Rabu, 22 Juni 2022 | 10:11 WIB

Sikap Kami: OPOP Makin Top

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:20 WIB

Sikap Kami: Rindu Kami

Selasa, 7 Juni 2022 | 06:05 WIB

Sikap Kami: Kekuatan di Aare

Kamis, 2 Juni 2022 | 18:32 WIB

Sikap Kami: Robin Hood Trunojoyo

Kamis, 2 Juni 2022 | 10:57 WIB

Sikap Kami: Vatikan

Kamis, 19 Mei 2022 | 12:55 WIB

Sikap Kami: Yang Kurang dari PPDB

Kamis, 19 Mei 2022 | 11:43 WIB

Sikap Kami: Anies-Emil dan Demokrasi Absurd

Selasa, 10 Mei 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Tergila-gila WTP

Kamis, 28 April 2022 | 14:11 WIB

Sikap Kami: Don’t Change BJB Team

Selasa, 26 April 2022 | 22:34 WIB

Sikap Kami: Kartu Sakti Apa Lagi, Pak Jokowi?

Selasa, 26 April 2022 | 15:05 WIB

Sikap Kami: Ada Wilmar di Persis Solo

Jumat, 22 April 2022 | 16:39 WIB

Sikap Kami: Jebol Gadis

Kamis, 21 April 2022 | 13:11 WIB

Sikap Kami: 'Perjudian' Yana Mulyana

Senin, 18 April 2022 | 14:06 WIB

Sikap Kami: Ade Armando

Rabu, 13 April 2022 | 12:32 WIB

Sikap Kami: Persib 'Salah Obat'

Kamis, 7 April 2022 | 12:15 WIB

Sikap Kami: Juara BPD, Juara Proliga

Senin, 28 Maret 2022 | 22:45 WIB
X