Pasar Minyak Global Tunggu Kiprah Pangeran Saudi

Semua mata sekarang akan tertuju pada menteri energi baru Arab Saudi, untuk melihat apakah negara itu akan tetap pada jalur menstabilkan pasar minyak mentah global.

Pasar Minyak Global Tunggu Kiprah Pangeran Saudi
Menteri Energi baru Arab Saudi, Pangeran Abdulaziz bin Salman. (Net)

INILAH, Abu Dhabi - Semua mata sekarang akan tertuju pada menteri energi baru Arab Saudi, untuk melihat apakah negara itu akan tetap pada jalur menstabilkan pasar minyak mentah global.

Pakar pasar minyak, Helima Croft mengatakan saat ini pasar minyak mentah global mengikuti informasi tentang Raja Arab Saudi Salman, yang telah mengganti Menteri Energi Khalid al Falih dengan salah satu putranya, Pangeran Abdulaziz bin Salman.

Croft, direktur pelaksana dan kepala global strategi komoditas RBC Capital Markets, mengatakan penunjukan itu "sangat signifikan" untuk pasar minyak.

"Banyak orang di pasar ini yang telah meliput energi selama bertahun-tahun mengenal Pangeran Abdulaziz dengan sangat baik. Dia adalah teknokrat ulung, dia telah menghabiskan lebih dari tiga dekade dalam pelayanan (energi), bekerja pada masalah energi," kata Croft, Senin (9/9/2019) seperti mengutip cnbc.com.

Pangeran Abdulaziz adalah anggota lama dari delegasi Saudi untuk OPEC, sekelompok negara penghasil minyak yang tampaknya dipimpin oleh Arab Saudi.

Dia tidak diharapkan untuk mengubah pendekatan Arab Saudi terhadap kebijakan minyak atau OPEC, termasuk perjanjian saat ini antara OPEC dan produsen non-OPEC, termasuk Rusia. Tujuannya, untuk membatasi pasokan guna mendukung harga dan menyeimbangkan pasar minyak.

Pada hari Senin awal pekan ini, perhatian akan difokuskan pada menteri baru, yang sekarang akan menjadi salah satu tokoh paling berpengaruh di industri minyak global. Saat ia menghadiri Kongres Energi Dunia ke-24 di Abu Dhabi, bersama dengan para menteri, CEO dan pemodal lainnya.

Halaman :


Editor : suroprapanca