Pelajar Bandung Produksi Tembakau Gorilla di Apartemen

Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menggerebeg home industri yang memproduksi tembakau gorilla di salah satu apartemen di Kota Bandung, Rabu (6/2/2019) lalu. Ironisnya, pelaku pembuatan tembakau g

Pelajar Bandung Produksi Tembakau Gorilla di Apartemen
INILAH, Bandung – Direktorat Reserse Narkoba Polda Jabar menggerebeg home industri yang memproduksi tembakau gorilla di salah satu apartemen di Kota Bandung, Rabu (6/2/2019) lalu. Ironisnya, pelaku pembuatan tembakau gorila tersebut adalah seorang pelajar berinisial MRF (18).
 
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan, pelaku berstatus sebagai pelajar, tetapi sudah bisa membuat barang tersebut.
 
"Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat sesama penghuni apartemen yang berada di Jalan Karapitan, Bandung," kata Trunoyudo kepada wartawan, Rabu (13/2/2019).
 
Berdasarkan laporan tersebut, tim Dit Res Narkoba melakukan pendalaman dan akhirnya menggerebek serta mengamankan pelaku.
 
"Pihak kepolisian mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 10 paket sedang gorilla dengan berat 175,4 gram. Lalu ada juga 1 paket sedang lainnya dengan berat mencapai 8,74 gram," katanya.
 
Ada 1 kilogram tembakau gorilla yang disimpan di atas panci, selain itu ada juga dua buah pil ekstasi yang salah satunya telah hancur. Diduga satu pil yang hancur itu adalah salah satu bahan campuran untuk membuat tembakau gorilla. Serta 1 paket tembakau gorilla dengan bungkus oranye seberat 75,69 gram.
 
"Ditambah satu paket lainnya dengan bungkus putih. Pada bungkus putih tersebut memiliki berat lebih ringan dari yang bungkus oranye yaitu seberat 28,7 gram," katanya.
 
Barang bukti lainnya yang disita, 6 buah paket besar bahan mentah dengan berat 8 kg. Ditambah 8 paket kecil bahan mentah dengan berat 800 gram. Lalu ada juga 6 buah botol alkohol dengan kandungan 96 persen, dan 3 ponsel pintar.
 
Akibat perbuatannya tersebut tersangka MRF bisa dijerat berbagai pasal tentang narkotika pada UU RI no 35 tahun 2009 tentang narkotika. Di antaranya Pasal 111, 112 dan pasal 114 dengan ancaman pidana maksimal hukuman mati.


Editor : inilahkoran