Pernah Membela Persema Malang, Ini Kesan Bima Sakti akan Tragedi Kanjuruhan

Pelatih Timnas U-17 Bima Sakti merasa tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang sangat membekas di dirnya terlebih dia sempat membela Persema Malang saat jadi pemain

Pernah Membela Persema Malang, Ini Kesan Bima Sakti akan Tragedi Kanjuruhan
Pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti merasa sedih karena tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan suporter Aremania maupun aparat kepolisian. Reza Zurifwan

INILAHKORAN, Bogor - Ikut menonton pertandingan Arema versus Persebaya Sabtu malam pekan lalu, pelatih Timnas Indonesia U-17 Bima Sakti merasa sedih karena tragedi Stadion Kanjuruhan, Malang yang menewaskan ratusan suporter Aremania maupun aparat kepolisian.

"Saat itu, kami sedang di hotel. Ketika menonton pertandingan Arema versus Persebaya, pasca Uni Emirat Arab versus Guam, Palestina versus Malaysia. Kami sedih melihat banyaknya korban, semoga tragedi ini yang terakhir," kata Bima Sakti kepada wartawan, Senin 3 Oktober 2022.

Bima Sakti mengaku kenal dengan karakteristik suporter Aremania, karena pria kelahiran Kota Balikpapan itu pernah membela tim satu kotanya Arema FC yaitu Persema Malang pada musim 2005 hingga 2012.

Baca Juga : KPK Tetapkan Anggota DPR RI Tersangka Suap Pengadaan Pesawat PT Garuda

"Aremania tentunya jumlahnya lebih banyak dari Suporter Persema Malang, mereka terkenal militan dan loyalitas terhadap klub Arema FC. Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, semoga kedepan antar suporter bisa saling respek dan menghargai," sambungnya.

Tak hanya kagum akan karakter suporter Arema FC yaitu Aremania, mantan Kapten Timnas Indonesia senior ini juga senang tinggal di Kota  Malang, Jawa Timur.

"Malang adalah kota yang indah dan nyaman, saya punya emosional yang baik tentang Kota Malang dan bahkan saya sampai memiliki rumah di Malang selama berkarir di Persema Malang," tuturnya.

Baca Juga : Dampingi Jokowi Groundbreaking Pabrik Wavin, Ganjar: Ini Bukti Kepercayaan Investor dan Trigger Bagi Daerah

Untuk menghormati korban jiwa dan luka yang dialami Aremania, Bima Sakti pun meminta anak asuhnya untuk tidak euforia saat berhasil mencetak gol ke gawang Timnas Guam.

"Kita semua masih berduka cita, hingga tidak ada selebrasi perayaan gol dari para pemain, pelatih maupun official pada pertandingan Indonesia vs Guam," tukas Bima Sakti.

Senin malam, pertandingan kualifikasi Grup B antara  Indonesia vs Guam, Pasukan Garuda Muda asuhan  Bima Sakti berhasil memborbardir gawang Timnas Guam dengan skor 14-0 di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (Reza Zurifwan)

 


Editor : asayuti