• Senin, 27 September 2021

Robert Alberts Puas Persib Akhiri Kutukan di Kandang Arema

- Minggu, 8 Maret 2020 | 20:01 WIB
Pesepakbola Arema FC Feby Eka Putra (kiri) berebut bola dengan pesepakbola Persib Bandung Supardi (kanan) dalam pertandingan Liga I di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020). Persib mengalahkan Arema dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/hp.
Pesepakbola Arema FC Feby Eka Putra (kiri) berebut bola dengan pesepakbola Persib Bandung Supardi (kanan) dalam pertandingan Liga I di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/3/2020). Persib mengalahkan Arema dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/hp.

INILAH, Malang - Persib Bandung berhasil mematahkan kutukan tak pernah menang di Stadion Kanjuruhan, Malang setelah mengalahkan Arema FC, Minggu (8/3/2020).

Butuh waktu 11 tahun untuk Persib menghapus kutukan itu ketika melakukan lawatan ke markas Singo Edan. Terakhir terjadi pada 2009 silam. 

Kini, kutukan itu akhirnya terangkat setelah Persib dibawah asuhan Robert Rene Alberts berhasil memenangkan pertarungan dengan skor tipis 2-1 di laga kedua Liga 1 2020.

Dua gol Persib dicetak Syaiful Indra Cahya (bunuh diri) di menit ke-41 dan satu gol lainnya dicetak Wander Luiz di menit ke-77. Sementara satu gol Arema FC diciptakan Elias Alderete di menit 45+2 melalui titik penalti. 

Pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengatakan sebenarnya selama menjadi pelatih, ia memiliki tren yang cukup bagus bermain di Stadion Kanjuruhan, Malang. Apalagi pelatih asal Belanda ini pernah menangani Arema FC. 

"Saya tahu Arema sangat kuat ketika bermain di Malang dan saya juga selalu merasakan itu di lapangan. Tapi hari ini saya juga tetap senang meski menang dengan tim lain, tapi itulah sepakbola. Itu adalah pekerjaan saya. Saya punya kenangan indah bersama Arema dan Malang, saya tidak akan melupakan itu," ungkap Robert usai pertandingan. 

Mengenai laga sendiri, Robert mengaku puas dengan kinerja para pemainnya. Bahkan ia menyebut permainan yang diperagakan sudah sesuai dengan keinginannya.

"Kami bermain menghadapi tim yang agresif seperti Arema. Tapi ada pressing yang bagus dari tim kami, ada tekad untuk menyerang meski transisi mereka dari pertahanan ke menyerang sangat cepat," tuturnya. 

Bahkan, Robert menyebut laga ini jarang terjadi di setiap musimnya karena mencatatkan tiga kali penalti. Dua kali untuk Persib dan satu kali untuk Arema FC.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

X