• Sabtu, 16 Oktober 2021

Persib di Puncak, Ini Sepenggal Kekecewaan Robert Alberts

- Senin, 16 Maret 2020 | 07:20 WIB
Selebrasi striker Persib Bandung, Wander Luiz usai membobol gawang PSS Sleman di Stadion si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (15/3) malam WIB. (Bambang Prasethyo)
Selebrasi striker Persib Bandung, Wander Luiz usai membobol gawang PSS Sleman di Stadion si Jalak Harupat, Bandung, Minggu (15/3) malam WIB. (Bambang Prasethyo)

INILAH, Bandung- Persib Bandung berhasil memuncaki klasemen Liga 1 Indonesia usai mengalahkan PSS Sleman 2-1 di Stadion si Jalak Harupat, Soreang, Minggu (15/3) malam WIB. Tapi, ada beberapa hal yang membuat Pelatih Robert Alberts kecewa.

Persib memang berkat gol-gol Geoffrey Castillion dan Wander Luiz. Maung Bandung pun memuncaki klasemen dengan koleksi 9 poin menyusul tiga kemenangan beruntun. Tapi, Robert Alberts tetap tak bisa menyembunyikan kekecewaannya dengan kualitas lapangan si Jalak Harupat. 

"Sekali lagi saya sulit memahami kenapa tim dengan standar seperti Persib bermain di lapangan yang standarnya seperti ini. Ini menyulitkan bagi pemain dan tidak membantu mereka untuk memainkan sepakbola yang bagus. Sangat kecewa dengan kondisi lapangan," kesalnya.

Selain itu, Robert juga kecewa kepemimpinan wasit Yeni Krisdianto. Pasalnya wasit asal Jawa Timur itu beberapa kali mengeluarkan keputusan yang tidak berimbang. 

"Seperti di dua menit awal karena itu bukan merupakan pelanggaran. Ini adalah tackle yang fantastis dan jika saja di sepakbola tackle seperti itu tidak dibolehkan maka ada sesuatu yang salah. Dan setelah itu ada juga keputusan yang patut dipertanyakan," bebernya.

Terakhir, Robert kecewa dengan Bobotoh. Menurutnya Bobotoh masih belum memahami aturan bagimana mendukung tim kesayangannya saat bertanding. 

Padahal sebelumnya, ia sangat senang lantaran Stadion si Jalak Harupat dipadati Bobotoh. Bahkan totalnya mencapai angka lebih dari 26 ribu orang. 

"Ada peraturan soal petasan serta flare, jadi kami harus mengedukasi suporter soal itu. Setelah laga kami masih melihat beberapa yang masih melakukan itu. Saya jadi bertanya, apa alasan mereka melakukan itu, apakah kalian mendukung klub kalian atau tidak. Jika kalian mendukung, jangan lakukan itu karena itu membuat klub didenda dan uang itu kami butuhkan," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)

Editor: Bsafaat

Terkini

Berangkat Lebih Awal, Persib Tiba di Yogyakarta

Rabu, 13 Oktober 2021 | 19:05 WIB

Hadapi Bhayangkara FC, Ini Ungkapan Mohammed Rashid

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:24 WIB

Hmm... Geoffrey Castillion Lagi-lagi Cedera

Selasa, 12 Oktober 2021 | 21:45 WIB
X