• Minggu, 26 September 2021

Skuat Persib Dipastikan Tak Terpapar Virus Corona

- Rabu, 18 Maret 2020 | 14:50 WIB
Dokter Persib Mochamad Rafi Ghani. (net)
Dokter Persib Mochamad Rafi Ghani. (net)

INILAH, Bandung - Dokter Persib Mochamad Rafi Ghani akhirnya bisa bernapas dengan lega. Pasalnya, 10 pemain serta satu ofisial yang diuji kesehatannya tak terkena virus corona.

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, pada Senin (16/3/2020) lalu, secara keseluruhan dalam keadaan sehat meski sebelumnya baru menjalani pertandingan melawan PSS Sleman di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

"Alhamdulillah kita sudah memeriksa pemain dan ofisial dan hasilnya semua tidak ada yang terkena corona Covid-19," ungkap Rafi saat dihubungi Rabu (18/3/2020).

Meski demikian, Rafi tetap mengimbau seluruh para pemainnya untuk tetap menjaga kesehatannya. Mulai dari daya tahan tubuh, hidup bersih, dan sehat. "Supaya virus ini yang mewabah begitu cepat bisa diatasi dan semua tidak terpapar," harapnya.

Rafi pun percaya pemain sisanya yang belum diuji kesehatannya tidak terpapar virus corona. Sebab selama ini pemain selalu bersama-sama. "Jadi yang di tes itu bukan pemain saja. Jadi ada staf dan ofisial, mungkin belum saya bisa sebutin berapa orang. Kita akan lakukan pemeriksaan lagi tergantung beberapa hal termasuk laboratorium kesehatan provinsi," tuturnya.

Apalagi, lanjutnya beberapa pemain di antaranya memilih untuk pulang kampung atau berlibur seperti yang dilakukan Wander Luiz. Striker tajam milik Maung Bandung itu memilih waktu liburannya ke Bali.

"Untuk yang pulang segala sesuatunya sudah dipersiapkan oleh mereka dan sebelum berangkat mereka di tes dahulu. Jadi saya sudah kasih perbekalan supaya tidak kontak dan terpapar corona. Tapi bisa jadi di tes lagi, tergantung yang mereka lakukan. Tapi saya tidak bisa katakan pemeriksaan apa yang dilakukan," bebernya.

Rencananya, kata Rafi, tim akan mulai berkumpul lagi menjalani aktivitas berlatih pada Kamis (19/3/2020). Diharapkan seluruh pemain dalam keadaan sehat dan tidak terkena virus corona.

"Dan seharusnya latihan juga tertutup karena kita menjaga jarak pada saat latihan dengan suporter dan Bobotoh untuk meminimalisir wabah ini. Dan sebaiknya pemain dari kediamannya ke tempat latihan langsung ke rumah agar mengurangi risiko penularannya," pungkasnya. (muhammad ginanjar)

Halaman:

Editor: suroprapanca

Terkini

X