• Minggu, 26 September 2021

Umuh Minta PT LIB Segera Selesaikan Kisruh Internal

- Minggu, 10 Mei 2020 | 17:00 WIB
dok/inilahkoran
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muchtar turut angkat bicara terkait kisruh yang terjadi di internal PT Liga Indonesia Baru (LIB). 

Menanggapi hal itu, Umuh khawatir permasalahan akan menjalar hingga membuat persepakbolaan Indonesia berjalan tak semestinya. Kasus itu pun mengingatkannya pada perjalanan kompetisi sebelumnya. 

"Jangan bicara seperti itu dulu seharusnya. Di dalam lagi kusut, pro kontra, adu domba selalu ada. Jangan-jangan setelah Pak Cucu, nanti merembet ke yang lain supaya tetap ada kekisruhan dan nanti kembali ke zaman yang tidak jelas," ujar Umuh saat dihubungi, Minggu (10/5/2020).

Umuh berharap kisruh internal PT LIB tidak menjalar ke PSSI. Sebab saat ini kata dia, induk organisasi sepak bola Tanah Air itu sedang bagus-bagusnya sejak ditangani Mochamad Iriawan. 

"Pak Iwan sudah bagus dalam memimpin, mengeluarkan kebijakan-kebijakan, mengerti organisasi karena berpengalaman. Pak Iwan juga selalu ikut aturan dari pemerintah. Ini baru, PSSI bisa bersama-sama dengan pemerintah, solid dengan Menpora. Menpora juga bagus, saya memuji dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Tidak sembarangan," tuturnya. 

Pria yang akrab disapa Pak Haji ini memastikan akan menyayangkan apabila permasalahan ini menjalar ke PSSI. Sebab jika sampai keduanya konflik, akan berdampak pada kualitas persepak bolaan Indonesia. 

"Liga ini kan ditangani orang-orang profesional. Sekarang kalau tidak rukun sangat berbahaya. Kalau tidak sinkron, tidak akan maju. Terus ada yang ngegoreng dan nyulut jadinya tidak akan beres," katanya. 

Umuh yakin dengan permasalahan ini, Cucu Somantri akan meninggalkan jabatannya sebagai Direktur Utama PT LIB. Terlebih saat ini namanya kerap disudutkan.

"LIB harus segera mengundang semua klub agar mendapatkan masukan. Insya Allah kalau ada pertemuan saya akan hadir walaupun sibuk. Permasalahan ini harus segera diselesaikan walaupun masih dalam Covid-19. Saya juga belum berkomunikasi lagi dengan Pak Iwan. Kalau bisa mendengarkan suara saya, insya Allah. Pak Cucu juga jangan diseret dan dilengserkan," pungkasnya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

X