• Senin, 18 Oktober 2021

Ini Kesan Robert Alberts di Latihan Perdana Persib

- Senin, 10 Agustus 2020 | 16:10 WIB
dok/inilahkoran
dok/inilahkoran

INILAH, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts menunjukan kebahagiaannya. Pasalnya timnya bisa kembali berlatih bersama.

Ini merupakan latihan perdana bagi Persib sejak pandemi virus Corona (Covid-19). Terhitung sejak akhir Maret lalu, sesi latihan dilakukan secara mandiri. 

"Kami melihat ke depan setelah terakhir berlatih di akhir Maret dan saya sangat senang karena semuanya sudah dinyatakan negatif (Covid-19) bukan hanya pemain tapi pelatih dan staf. Jadi semua kini harus tetap disiplin," ungkap Robert via Zoom di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Gedebage, Kota Bandung, Senin (10/8/2020). 

Menurutnya, Persib masih memiliki banyak waktu untuk melakukan persiapan menghadapi Liga 1 2020. Sebab kompetisi kasta tertinggi di Indonesia itu akan mulai dilanjutkan pada 1 Oktober mendatang. 

"Ada tujuh pekan untuk persiapan (sebelum kompetisi), pemain nampak senang ketika kembali ke lapangan, mereka terlihat begitu termotivasi," tuturnya. 

Robert juga tidak mempermasalahkan sekalipun di sesi latihan ini, beberapa pemain di antaranya belum bisa hadir. Seperti halnya Zulham Zamrun yang harus menjalani swab test PCR lebih dulu, lalu Geoffrey Castillion serta Wander Luiz yang masih mencari tiket untuk bisa datang ke Indonesia. 

"Febri Hariyadi dan Beckham juga sedang berada di tim nasional, begitu pula Erlangga. Jadi hari ini ada 22 pemain yang ikut berlatih, kami bermain sebelas melawan sebelas dan pemain tadi terlihat begitu menikmati. Dan terlihat juga di game tadi, di babak kedua dalam laga yang dimainkan 2x25 menit pemain terlihat kelelahan. Itu menjadi gambaran bagi kami dan itu yang harus kami perbaiki dalam tujuh pekan ke depan," bebernya. 

Terkait mengenai kondisi fisik para pemain, Robert mengaku cukup puas. Terbukti di sesi latihan perdana ini, para pemainnya tidak kesulitan menjalankan program yang diberikan. 

"Karena mereka tetap berlatih mandiri, jadi tidak ada masalah di kebugaran. Tapi tentu ada perbedaan untuk fisik dalam sepak bola dari sekadar olahraga di lapangan. Jadi bisa dilihat tadi mereka begitu kuat dan lincah serta termotivasi, tetapi kebugaran dalam bermain sepak bola masih kurang. Karena kami tidak berlatih sepak bola selama 20 pekan, empat bulan, dua pekan dan itu berpengaruh besar bagi setiap atlet," jelasnya. 

Untuk saat ini, lanjutnya, tim pelatih tengah fokus pada program berat badan. Dia tak ingin, berat badan pemainnya tidak dalam batas normal sebagai pesepak bola. 

"Sebelumnya mereka sudah mendapat program untuk berat badan di rumah dan pagi ini mereka didata lagi, setelah itu kami akan memberikan pengarahan untuk pemain. Jika kalian lihat seperti Fabiano, sebagai contoh dia begitu disiplin menjalankan tugas dan dia menjaga kondisinya, jadi itu sinyal yang bagus. Jadi hari ini kami memulai program berat badan dan nutrisi," katanya. (Muhammad Ginanjar)

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

X