• Kamis, 23 September 2021

Bobotoh Persib Asal Ciamis Ini Kangen Laga Liga 1 Dihadiri Suporter dan Pendukung Fanatik

- Rabu, 15 September 2021 | 17:13 WIB
Hendra Haeruna
Hendra Haeruna

INILAHKORAN, Bandung - Saking lamanya tak menonton pertandingan sepak bola di stadion, bobotoh anggota Viking Galuh Ciamis ini mengungkapkan isi hatinya.

Saya Hendra Haeruna kelahiran 1995. Tahun 2006, sejak kelas 6 SD saya sudah tahu dan sudah menyukai klub sepak bola kebanggaan Jawa Barat, Persib Bandung">Persib Bandung. Saya suka Persib karena memang di setiap laga Persib itu orang tua, kakek, om dll di kampung saya suka berbondong-bondong menyaksikan Persib bermain, meski hanya melihat di TV.

Saat itu sekitar sampai aku SMP kelas 8 tahun 2008 belum terlalu ramai tentang Viking atau sebutan suporter Persib. Bahkan, untuk membeli atribut atau jersey pun dulu sangat susah.

Baca Juga: Robert Alberts Tak Peduli Catatan Buruk Persib Saat Hadapi Bali United

Di pertengahan tahun 2009, pas saya duduk di kelas 3 SMP (tepatnya di SMP N 1 Cikoneng Ciamis) teman-teman bahkan guru dan bapak penjaga kantin di sekolah pun ternyata suka Persib. Mereka suka menyaksikan saat Persib berlaga. Bahkan si bapak kantin punya jadwalnya (meski jadwal itu saat dulu hanya ada di koran).

Saya dan teman-teman mulai nih. Bermain dan bergaul di dunia suporter. Dahulu sih saat saya di zaman itu, pake baju Viking atau Persib itu terasa bangga entah kenapa. Bahkan, itu baju sampai gak pernah dicuci karena memang cuma satu-satuunya. Itu juga baju dapet beli di pasar yang kebetulan di pasar juga cuma ada satu-satunya.

Baca Juga: Robert Alberts Sebut Bali United Jadi Ukuran Persib Untuk Meraih Gelar Juara Liga

Selanjutnya, di pertengahan tahun 2015 saya mulai merintis dan menggeluti dunia fotografi. Saya terus belajar dan belajar serta terus mengasah kemampuan dan pengalaman.
Tahun 2016 saya memulai aksi photoshoot di Tribun Bobotoh & Tribun Balad Galuh (PSGC). Seiring berjalan waktu, saya di kenal di kalangan Bobotoh Viking Persib, Bobotoh Id, Balad Galuh Ciamis sampai tahun 2019 tetap terus menggeluti fotografi dan video di dunia suporter persib dan suporter PSGC sampai akhirnya Covid-19 memberhentikan saya berkarya.

Di tahun 2020, saya nganggur tidak punya aktivitas karena Covid-19. Dan untuk tetap di rumah saja, karena hidup ini harus tetap bisa makan, memenuhi kebutuhan, saya ikut membantu nenek dan orang tua. Bantu-bantu orang tua berjualan krupuk dan makanan ringan. Selain itu, saya membantu apa saja di area rumah mengisi waktu kekosongan saat pandemi di rumah aja.

Baca Juga: Persib Masih Butuh Waktu, Meski Sudah Mengantongi 2 Kemenangan di Liga 1

Halaman:

Editor: donramdhani

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X