• Rabu, 26 Januari 2022

Penilaian Open Bidding 7 SKPD Selesai, Tinggal Bupati Cirebon Imron Pilih Sesuai Selera

- Senin, 29 November 2021 | 14:05 WIB
Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon Hilmi Rivai saat menjelaskan tentang hasil penilaian open bidding untuk 7 SKPD. (Maman Suharman)
Kepala BKPSDM Kabupaten Cirebon Hilmi Rivai saat menjelaskan tentang hasil penilaian open bidding untuk 7 SKPD. (Maman Suharman)
INILAHKORAN, Cirebon- Penilaian open bidding untuk tujuh SKPD di Kabupaten Cirebon, telah selesai. Bupati Imron Rosyadi kini bisa pilih sesuai selera.
 
Quantum internasional sebagai assesmen centre, sudah mengumumkan nilai open bidding tujuh SKPD di Kabupaten Cirebon.
 
Penilaian open bidding tujuh SKPD di Cirebon mencakup beberapa hal. Mulai dari test  kompetensi dan psikologi, test penelusuran rekam jejak, hingga penilaian makalah dan.
 
Dari hasil total hasil semua tess, meskipun beda SKPD, muncul tiga nama yang nilainya besar. 
 
 
Tercatat, ada nama Nanan Abdul Manan yang mengincar Kadis Kominfo dengan skor tertinggi 17,46.
 
Disusul Neneng Hasanah dengan tujuan Dinas Kesehatan dengan skor 17,12 dan Alex Suheryawan yang ikut test di BPBD dengan skor 17,2. Namun, semua keputusan tetap ada ditangan Bupati Cirebon, Imron. 
 
"Ia, Nanan, Neneng dan Alex nilainya tinggi. Ini kalkulasi semua hasil karena kan mereka beda posisi yang akan diincar. Tapi semua keputusan ada ditangan bupati," kata Kepala BKPSDM, Hilmi Rivai, Senin 29 November 2021
 
Hilmi Rivai menjelaskan, mungkin baru kali ini nilai open bidding dipublish dan publik dengan terang benderang serta tahu kapasitas pejabat yang seleksi.
 
 
 
"Nanti pemilihan tiga besar dari hasil skoring tahapan penilaian. Jelas lah, kan sudah ter publish, tinggal dihitung saja. Minggu Minggu ini akan muncul nama tiga besar masing-masing SKPD. Nanti bupati yang mengumumkan," ungkap Hilmi Rivai.
 
Namun kata Hilmi Rivai, Pihaknya tidak akan mempublish nilai yang masuk dalam tiga besar masing-masing OPD.
 
Hal itu karena, mereka memang sudah layak. Tinggal bagaimana selera pemilihan Bupati, untuk menduduki masing-masing Kepala SKPD yang mereka incar.
 
"Hak preogatif bupati untuk memilih dari tiga besar. Mereka kan sudah teruji dengan nilai yang sudah ditetapkan. Sesuai aturan, semua kewenangan untuk memilih kepala dinas ya urusan bupati. Kami sudah melakukan penilaian sesuai tahapan open bidding saja," ungkap Hilmi Rivai.
 
 
Hilmi Rivai juga menyoroti dua nama yaitu Nanan Abdul Manan dan Alex Suheryawan. Hal itu berkaitan dengan nilai tes kompetensi dan psikologi.
 
Dua orang tersebut dianggap punya kemampuan dan IQ diatas rata rata, yang sudah ditetapkan Quantum Internasional untuk penilaian tes kompetensi dan psikologi.
 
Tercatat, Nanan mendapat skor 5,03, dan Alex mendapatkan skor 5,01. 
 
"Saya sempat kaget juga dua orang ini IQ nya diatas rata-rata. Saya tidak menyangka mereka bisa melebihi nilai ambang batas yang ditetapkan Quantum. Berarti di Kabupaten Cirebon ada tiga orang yang diberikan kelebihan IQ. Termasuk saya dulu tembus di angka 5,06," paparnya.
 
Hilmi Rivai berharap, nanti dua orang tersebut kalau toh terpilih bupati menjadi Kadis Kominfo dan BPBD, bisa konsisten dengan hasil maksimal, dan tidak jumawa.
 
 
Kemampuan yang mereka miliki, harus bisa diaplikasikan dengan program baru yang bisa memajukan Kabupaten Cirebon.*** (maman suharman)
 
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X