• Minggu, 22 Mei 2022

Longsor Pangalengan, Satu Orang Warga Meninggal Dunia

- Minggu, 16 Januari 2022 | 18:54 WIB
Bencana alam terjadi di Pangalengan Kabupaten Bandung dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. (RD Dani R Nugraha)
Bencana alam terjadi di Pangalengan Kabupaten Bandung dan menyebabkan satu orang meninggal dunia. (RD Dani R Nugraha)


INILAHKORAN, Soreang - Bencana longsor di Kampung Giriwaras RT 3 RW 14 Desa Sukaluyu Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung pada Santu 15 Januari 2022 sore, menyebabkan satu orang meninggal dunia.

Selai meyebabkan satu orang meninggal dunia, longsor di Pangalengan, Kabupaten Bandung juga menyebabkan beberapa orang lainnya alami luka-luka.

Longsor menimpa bagian belakang sebuah rumah yang tengah dibangun milik Roni (18). Akibatnya, satu orang buruh bangunan yang bernama Uci (35) warga Kampung Desa Margaluyu Pangalengan tewas tertimpa reruntuhan bangunan dan tanah. Sedangkan korban luka berat yakni Hendra (29) warga Kabupaten Garut. Kemudian terdapat tujuh orang lainnya yang berada di rumah tersebut mengalami luka ringan, yakni Ujang Gofur (27), Iriyani (22), Eka Sumarlin (32), Ayat (53) dan Ijang (28), dan Caca (35) dan Usep (37).

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian tersebut diawali dengan hujan deras yang terjadi diwilayah Pangalengan dan sekitarnya. Hujan dengan intensitas besar dan lumayan lama itu, mengakibatkan tanah longsor di kebun sayuran milik salah seorang warga.

Baca Juga: Tak Ada Korban Jiwa dalam Bencana Banjir dan Longsor di Selaawi

Longsoran tanah setinggi kurang lebih 30 meter itu menimpa rumah Roni yang sedang dalam pembangunan. Pada saat kejadian, korban meninggal dunia langsung diantarkan ke rumah keluarga dan dimakamkan. Sedangkan para korban dengan luka berat dan ringan, dibawa ke Puskesmas Pangalengan.

Bupati Bandung Dadang Supriatna bersama Plt Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, meninjau lokasi terjadinya bencana. Dadang mengatakan, sejumlah titik di Kecamatan Pangalengan rawan longsor saat memasuki musim hujan, sehingga warga harus meningkatkan kewaspadaan. Ia juga BPBD untuk melakukan mitigasi bencana di lokasi rawan bencana Kabupaten Bandung.

"Ketika ada lahan yang rawan longsor, harus segera dipasang bronjong. Bronjongnya bisa koordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung. Nah untuk pengerjaannya bisa dikomunikasikan dengan kepala desa agar melibatkan dan bersama-sama dengan masyarakat sekitar," kata Dadang, disela kunjungan ke rumah duka, Minggu 16 Januari 2022.

Baca Juga: Lagi, Garut Dikepung Banjir dan Longsor

Dadang juga membenarkan jika bencana longsor tersebut menyebabkan satu orang meninggal dunia dan beberapa orang luka berat serta ringan. Kata dia, para korban ini luka-luka ini telah mendapatkan penanganan medis.

"Kejadian longsor kemarin itu, saat curah hujan cukup tinggi di lokasi kejadian. Lokasi tanah longsor itu dengan kemiringan lahan 45 derajat," katanya.

Halaman:

Editor: Ahmad Sayuti

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X