• Senin, 23 Mei 2022

Para Pemain Arema FC Terpapar Covid-19, Robert Alberts Akui Persib Kini Bingung

- Minggu, 23 Januari 2022 | 12:15 WIB
Lima pemain Arema positif Covid-19, Robert Alberts pun menyebut Persib bingung. (Dok InilahKoran/Persib.co.id)
Lima pemain Arema positif Covid-19, Robert Alberts pun menyebut Persib bingung. (Dok InilahKoran/Persib.co.id)
INILAHKORAN, Bali- Robert Alberts mengaku skuat Persib Bandung bingung menyusul lima pemain Arema FC terpapar Covid-19.
 
Robert Alberts menyebut Persib benar-benar waspada dengan penyebaran Covid-19 menyusul apa yang dialami skuat Arema.
 
Menurut Robert Alberts, Persib akan lebih memperketat protokol kesehatan agar tak senasib Arema yang diterpa Covid-19.
 
 
Seperti diketahui tercatat lima pemain dari tim berjulukan Singo Edan itu dinyatakan terpapar Covid-19. Namun tidak disebutkan para pemain yang dinyatakan positif tersebut. 
 
Kemungkinan besar kelima pemain itu adalah pemain asing. Sebab para pemain asing seperti Carlos Fortes, Adilson Maringa, Sergio Silva, Rensi Yamaguchi hingga bek naturalisasi Fabio Beltrame tidak dimainkan saat melawan PSIS Semarang pada 17 Januari 2022 lalu. 
 
"Tim medis kami selalu memberikan informasi setiap saat, apa saja kabar terbarunya. Kami juga sebisa mungkin mengikuti protokol kesehatan yang berlaku karena memang itu harus dilakukan," ujar Robert Rene Alberts di Finn's Recreation Club, Bali. 
 
 
Meski demikian, pelatih berusia 67 tahun ini merasa belum memahami secara jelas mengenai gambaran Covid-19 ini. Sebab, beberapa di antaranya sifatnya pribadi. 
 
"Saya melihat di dunia bahwa masyarakat sudah mulai berkegiatan normal, tidak ada larangan, ada orang-orang yang beranggapan menggunakan master tidak membantu, jadi banyak informasi yang saling bertentangan dimana-mana," katanya.
 
Robert Rene Alberts menilai saat ini yang terpenting adalah setiap orang bertanggung jawab atas keselamatan dan kesehatan diri masing-masing. 
 
 
"Kami juga masih menjadi negara yang menerapkan sistem bubble, kami juga tetap melakukan segalanya, tes PCR, tetap menggunakan masker, semuanya memang membingungkan. Tapi kami harus tetap mengikuti prosedur yang dibuat oleh pihak otoritas. Tapi jika melihat di negara lain di dunia, prosedur itu sudah tidak berlaku lagi," tegasnya.***(Muhammad Ginanjar)
 
 

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X