Tepis Isu Sepak Bola Gajah, Umuh Sayangkan Persipura Degradasi

Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat Umuh Muchtar tepis dugaan timnya memainkan sepak bola gajah saat imbang dengan Barito Putra

Tepis Isu Sepak Bola Gajah, Umuh Sayangkan Persipura Degradasi
Umuh Muchtar menepis jika timnya memainkan sepak bola gajah saat imbang dengan Barito Pitra dan menyebabkan Persipura Jaya Pura Terdegradasi.

 

INILAHKORAN, Bandung - Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB), Umuh Muchtar turut angkat bicara mengenai dugaan 'sepak bola gajah' yang menghampiri timnya.

Dugaan sepak bola gajah muncul setelah Persib hanya bermain imbang melawan Barito Putera di laga terakhir Liga 1 2021/2022. Imbasnya, Persipura Jayapura yang harus terdegradasi ke Liga 2 musim depan.

Banyak yang beranggapan, Persib seharusnya bisa mengalahkan Barito Putera dengan mudah. Terlebih, posisinya di papan klasemen cukup jauh alias timpang. Dari itulah muncul spekulasi Persib memainkan sepak bola gajah saat melawan Baritio Putra agar Persipura degradasi.

Persib berada di posisi kedua, sementara Barito Putera berada di posisi ke-15. Secara head to head dan materi pemain, tim berjulukan Maung Bandung ini lebih diunggulkan.

Baca Juga: Kompetisi Berakhir, Robert Alber Sudah Punya Catatan Untuk Benahi Tim, Ini Bocorannya!

Bahkan salah seorang pengacara melayangkan tuntutan dengan hasil imbang Persib kontra Barito Putera. Ia menyoroti striker Persib David da Silva yang tidak mencetak gol di laga tersebut.

Menurut pengamatannya, David da Silva secara sengaja membuang dua peluang yang dimiliki. Penyerang asal Brasil itu gagal mengeksekusi tendangan penalti dan saat terjadi one on one dengan kiper Barito Putera.

Menyikapi hal itu, Umuh Muchtar menepis anggapan bahwa Persib melakukan sepak bola gajah di laga melawan Barito Putera. Sebab, ia mengaku benci dengan praktek curang tersebut dalam sepak bola.

Baca Juga: Tradisi Umuh Muchtar Gelar Ngagogo Saat Menyambut Ramadhan

"Saya paling benci sepak bola gajah, saya tidak suka sepak bola gajah, klub yang tersakiti yang merasa dirugikan itu sangat sakit. Kita rasakan itu sekarang," kata Umuh Muchtar saat ditemui di kediamannya di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang.

Pria berkumis tebal ini pun mengaku mendapatkan teror usai Persib ditahan imbang Barito Putera. Namun, ia menegaskan Persib tidak melakukan sepak bola gajah.

"Banyak teror, 'Pak Umuh harusnya lawan Barito bisa gini, bisa gitu'. Terus terang aja, saya sama sekali tidak tahu, benar-benar murni saya tidak suka.

Baca Juga: Belum Tandatangani Perpanjangan Kontrak, Rashid Isyaratkan Hengkang dari Persib

Umuh Muchtar juga mengaku sangat sedih dengan nasib Persipura Jayapura yang harus terdegradasi dengan hasil imbang ini. Terlebih, ia memiliki hubungan baik dengan para pengurus Mutiara Hitam.

"Saya sama Papua itu punya hubungan yang baik. Boleh tanya, siapa orang Papua yang tidak baik dengan saya. Papua kalau main dengan siapapun, saya selalu doakan. Tapi dengan kejadian ini, saya mohon maaf, bukan tidak mengerti, tapi kalau prasangka buruk, semoga terbongkar, tapi tidak ada di kami, kami tidak suka cara ini," tegasnya.(Muhammad Ginanjar)


Editor : inilahkoran