• Senin, 4 Juli 2022

Kabar Buruk dari Persib, Teja Paku Alam Patah Tulang Jari, Absen 4 Bulan

- Minggu, 22 Mei 2022 | 09:19 WIB
Teja Paku Alam absen 4 bulan membela Persib Bandung gara-gara cedera patah tulang jari. (Antara Foto)
Teja Paku Alam absen 4 bulan membela Persib Bandung gara-gara cedera patah tulang jari. (Antara Foto)

INILAHKORAN, Bandung- Kabar buruk menghampiri Persib Bandung. Kiper andalannya Teja Paku Alam mengalami cedera serius.

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengatakan Teja Paku Alam mengalami patah tulang jari. Itu terjadi saat menjalani pemanasan sebelum melaksanakan gim internal di Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Sabtu 21 Mei 2022.

"Teja mengalami patah tulang. Dia harus menepi selama dua bulan. Itu kabar menyedihkan, kejadiannya tadi ketika pemanasan, bukan di saat pertandingan," kata Robert Alberts.

Baca Juga: Zodiak Harian Minggu 22 Mei 2022: Sagitarius Pilih Jalanmu, Aquarius Ada Ide Luar Biasa

Sementara itu, dokter Persib, Mochamad Rafi Ghani mengatakan bahwa Teja Paku Alam mengalami patah tulang kelima di bagian tangan kirinya. Kiper bernomor punggung 14 itu mengalami cedera di bagian metacarpal tangan kirinya ketika mencoba menghalau bola saat pemanasan.

"Seperti yang sudah diketahui pada saat latihan Teja Paku Alam mengalami cedera pada lengan kiri dan tidak bisa melanjutkan pertandingan. Jadi ada kekhawatiran tadi ada satu bola yang berusaha dia tepis tapi mungkin bolanya pas kena titik lemah di tangannya dan bolanya cukup keras, akhirnya Teja Paku Alam mengalami cedera," kata Rafi Ghani.

Rafi Ghani mengaku sudah mencoba berkonsultasi dengan dokter ortopedi. Sesuai dengan pemeriksaan, Teja Paku Alam kemungkinan bisa menggunakan lengan kirinya kembali sekitar empat bulan.

Baca Juga: Pendukung UAS Ancam Usir Paksa Dubes Singapura, PMJ: Kita Harus Ikuti Aturan yang Berlaku

"Empat bulan ini artinya begini. Sekarang namanya cedera itu ibaratkan tangan kiri cedera, bukan berarti tangan kanan istirahat. Artinya nanti tetap akan ada latihan fisik, kegiatan-kegiatan agar kebugarannya tidak merosot jauh. Jadi tetap ada aktivitas. Pada prinsipnya untuk yang bagian badan atau organ yang cederanya diistirahatkan dan diobservasi supaya bisa pulih seperti sedia kala," jelasnya.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X