Seto Nurdiantoro Mengaku Persiapan PSS Sleman Sangat Mepet Untuk Hadapi Persib di Perempat Final

Persiapan mepet diakui pelatih PSS Sleman Seto Nurdiantoro saat akan menghadapi Persib dalam perempat final Piala Presiden 20222

Seto Nurdiantoro Mengaku Persiapan PSS Sleman Sangat Mepet Untuk Hadapi Persib di Perempat Final
Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro. (net)

INILAHKORAN, Bandung - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menaruh harapan besar kepada Bandung untuk bersahabat dengan timnya saat menghadapi Persib di babak perempat final Piala Presiden 2022. Laga ini akan digelar di Stadion si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jumat 1 Juli 2022.

Seto Nurdiantoro mengatakan harapan itu muncul lantaran PSS Sleman memiliki persiapan yang cukup mepet dalam menghadapi Persib. Terakhir, Elang Jawa melakoni pertandingan melawan Dewa United pada Senin 27 Juni 2022.

"Tim kami baru datang malam tadi dari perjalanan ke Solo, cukup mepet juga. Jadi tidak ada waktu untuk mempersiapkan diri, kami hanya menjaga kebugaran pemain," kata Seto Nurdiantoro dalam prematch press conference di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Kamis 30 Juni 2022.

Baca Juga: Robert Alberts Angkat Biacara Soal Kans Persib vs PSS Sleman di Perempat Final Piala Presiden 2022

Pelatih kelahiran Kalasan, Sleman, Yogyakarta ini mengaku hanya memboyong 21 pemain untuk dipersiapkan menghadapi Persib. Sebab beberapa di antaranya mengalami cedera serta terkena akumulasi kartu kuning.

Seperti halnya, Todd Ferre dan Dave Mustaine yang terkena hukuman akumulasi kartu kuning. Lalu Mario Maslac, Derry Rachman, Fandi Eko Utomo mengalami cedera. Serta Jandia Eka yang izin karena istrinya akan segera menjalani persalinan.

"Saya pikir Persib juga hampir sama dari info yang saya dapat. Tapi kualitas pemain Persib memang punya kualitas yang mumpuni, banyak pemain timnas, dan kami merasa beruntung dan kami di sini kami banyak belajar bahwa notabenenya waktu di Solo saya sampaikan di grup ini cukup tim-tim yang kuat, lima besar di kompetisi tahun lalu," tuturnya.

Baca Juga: Kantongi Kekuatan Lawan, Achmad Jufriyanto Pede Persib Bisa Mengalahkan PSS Sleman

Karena itu, Seto bersyukur dengan bisa menghadapi Persib. Ia berharap pertandingan ini dijadikan pelajaran berharga bagi timnya untuk bisa menjadi lebih baik terutama di Liga 1 2022/2022.

"Terus harapan kami juga kami bawa beberapa dalam kondisi tidak baik, ada yang masih bermasalah dengan ankle dan kami akan melihat keputusan besok dari medis apakah bisa dimainkan atau tidak. Harapan saya untuk pertandingan besok jadi pertandingan menarik, memang dua-duanya tidak tampil full team, tapi semoga jadi pertandingan yang menghibur bagi saya," harapnya.

Terkait mengenai Mychell Chagas, Seto belum bisa memastikan untuk menurunkannya. Ia mengaku masih harus menunggu regulasi untuk memainkan striker anyarnya tersebut.

Baca Juga: Robert Alberts Mengaku Lelah, Usai Laga Persib vs PSS Sleman Digelar Tanpa Penonton

"Tapi kita bawa karena sebelumnya belum latihan. Jadi kita bawa untuk adaptasi dan menemukan chemistry dengan tim. Kalau tentang besok bermain atau tidak karena masih menunggu regulasi, kalau bisa pun dia tidak mungkin bermain 90 menit, kita lihat situasinya," jelasnya.

Seto sangat mengetahui di laga nanti, pertandingan tidak boleh disaksikan penonton imbas dari tewasnya dua Bobotoh di laga Persib kontra Persebaya di Stadion GBLA, 17 Juni 2022 lalu.

"Dengan kehadiran penonton, bisa memberikan motivasi lebih. Dengan ketidakhadiran penonton tidak ada menguntungkan bagi kami jadi bisa dibilang Persib tim yang cukup bagus dengan kedalaman materi yang bagus. Tadi sudah diungkapkan dengan pemain, pemain bilang sudah siap, tapi saya ragu-ragu. Kalau masalah keuntungan kan sama-samalah, harapan kami di event ini ada penonton agar auranya cukup meriah. Apapun itu dari federasi kita hormati. Jadi mudah-mudahan tanpa atau dengan penonton, yang penting kami Persib atau PSS bisa menampilkan penampilan menarik," harapnya.

Baca Juga: Jelang Persib vs PSS Sleman, Robert Alberts Sudah Paham Kekuatan Lawan

Disinggung mengenai target, Seto mengaku tidak terbebani. Bahkan manajemen PSS Sleman pun tidak memberikan target besar kepada timnya.

"Tapi keinginan lolos dan memenangkan pertandingan akan kita bawa semangat ini. Apapun hasil pertandingan ini akan kita nikmati, karena ini pramusim untuk mengevaluasi kami secara mandiri. Dari target tidak ada dari manajemen, tapi keinginan untuk lolos pasti ada," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)

 


Editor : inilahkoran