Kasus Pelecehan Bobotoh Terhadap Istri Pelatih Persib Robert Alberts Berakhir Damai

Kasus pelecehan yang dilakukan seorang Bobotoh bernama Tendi Rustandi di media sosial kepada istri pelatih Persib Bandung, Robert Alberts be

Kasus Pelecehan Bobotoh Terhadap Istri Pelatih Persib Robert Alberts Berakhir Damai
Pelecehan yang dilakukan seorang Bobotoh bernama Tendi Rustandi di media sosial kepada istri pelatih Persib Bandung, Robert Alberts berakhir damai.
INILAHKORAN, Bandung - Kasus pelecehan yang dilakukan seorang Bobotoh bernama Tendi Rustandi di media sosial kepada istri pelatih Persib Bandung, Robert Alberts berakhir damai. 
 
Tendi Rustandi yang datang bersama Ayahnya langsung menyampaikan permintaan maaf kepada Robert Alberts karena telah melecehkan istri tercintanya di dalam komentar instagram.
 
Dalam komentar tersebut, Tendi Rustandi yang menggunakan akun @tenrst berkomentar seolah memprovokasi bobotoh lainnya untuk melakukan hal tak pantas terhadap istri Robert Alberts sebagai bentuk kekecewaannya atas kekalahan Persib saat berjumpa dengan PSS Sleman di babak perempat final Piala Presiden 2022. 
 
 
Tendi Rustandi pun mengucapkan rasa bersalahnya dengan komentar yang telah dituliskannya itu. Meminta permintaan maaf kepada Robert Alberts serta istrinya hingga diunggah di media sosial.
 
Tendi juga berjanji tidak akan mengulangi kesalahan tersebut dan dan berharap kesalahannya itu menjadi pelajaran bagi semua pihak. Bukan hanya kepada Robert Albert, permintaan maaf Tendi ditujukan kepada Persib serta seluruh masyarakat Indonesia.
 
Robert Alberts mengaku memiliki alasan tersendiri untuk memanggil Tendi Rustandi untuk melakukan permintaan maaf. Salah satunya hanya ingin melindungi keluarganya.
 
 
"Setelah mengesampingkan emosi, baru berpikir mengapa orang berkata seperti itu dan melakukan tindakan seperti itu. Lalu memberikan kesempatan bagi orang tersebut untuk menyadari apakah tindakannya benar atau atau salah. Mengetahui bahwa dia menyalahi hukum, maka saya memberi pilihan untuk meminta maaf dan mengakui kesalahan yang diperbuatnya. Apalagi dia masih muda," kata Robert Alberts di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, 4 Juli 2022. 
 
Pelatih asal Belanda ini berharap kejadian ini bisa dijadikan pelajaran berharga untuk Tendi Rustandi dan lainnya. Menurutnya, ada batasan untuk mengekspresikan diri. 
 
"Jika seseorang ada yang ingin menyerang keluargamu, apa yang kamu lakukan? Tentu saja kamu berdiri untuk melindungi keluarga karena itu yang paling penting. Ketika istri saya memperlihatkan ini pada saya, karena saya sebenarnya bukan orang yang banyak meluangkan waktu di internet, istri saya terkejut. Memang saya tidak bisa berbicara bahasa Sunda jadi kami meminta terjemahan dari kalimat itu dan sangat mengejutkan, ada orang yang berbicara seperti itu bagi saya dan keluarga saya," tuturnya.
 
 
Robert Alberts mengatakan istrinya sempat mengalami stress dengan komentar tersebut. Bahkan banyak yang menghubunginya untuk memberikan masukan. 
 
"Tentunya ada perasaan emosi terhadap ini. Tapi seperti yang tadi saya katakan, terpenting adalah memberikan pelajaran kepada orang-orang supaya tidak melakukan hal yang sama. Bukan hanya pada saya dan istri saya, tapi pada semua orang," katanya. 
 
Setelah pertemuan itu, Robert Alberts memberikan jersey kepada Tendi Rustandi. Alasannya agar kepribadiannya bisa lebih baik dibandingkan sebelumnya. 
 
 
"Jika kami menjadi juara dan dia menjadi pribadi yang lebih baik, dia belajar dari kejadian ini, kami akan memberikan hadiah dari kelakukan baik yang akan dia lakukan," pungkasnya.(Muhammad Ginanjar)***


Editor : inilahkoran