Kompetisi Sudah di Depan Mata, Tapi Pelatih Persib Roberts Alberts Masih Buta Kekuatan Lawan

Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengaku masih buta kekuatan tim di Liga 1 2022/2023 meski seluruh peserta bermain di Piala Presiden.

Kompetisi Sudah di Depan Mata, Tapi Pelatih Persib Roberts Alberts Masih Buta Kekuatan Lawan
Pelatih Persib Bandung Robert Alberts.
INILAHKORAN, Bandung - Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts mengaku masih buta dengan kekuatan para tim di Liga 1 2022/2023 sekalipun seluruh para peserta bermain di Piala Presiden 2022. 
 
Robert Alberts menilai Piala Presiden 2022 hanya merupakan turnamen pramusim. Dimana setiap tim, termasuk Persib hanya menjadikan ajang pemanasan sebelum tampil di Liga 1 2022/2023.
 
"Melihat rekam jejak ke belakang, tim yang memenangi turnamen pramusim seperti Piala Presiden dan Piala Menpora, lihat dimana mereka mengakhiri musim kompetisi," kata Robert Alberts di Stadion Persib (Sidolig), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Kamis 7 Juli 2022. 
 
Sejauh ini, Robert Alberts mengaku belum melihat tim yang menjuarai turnamen pramusim bisa kembali menjuarai Liga. Seperti halnya Persija Jakarta yang menjuarai Piala Menpora 2021, namun berada di peringkat delapan di Liga 1 2021/2022. 
 
 
"Normalnya, tim ini di Liga agak menurun permainannya. Saya tidak tahu kenapa, tapi pasti ada alasan untuk itu," tuturnya.
 
Karena itu, Robert Alberts memastikan kekuatan para tim di Piala Presiden 2022 tidak bisa dijadikan acuan di Liga 1 2022/2023. Terlebih, beberapa di antara tim peserta tidak sepenuhnya bermain maksimal di turnamen pramusim tersebut. 
 
"Contohnya adalah Persija, mereka tidak bermain habis-habisan di Piala Presiden dan memilih untuk lebih membangun tim yang mana itu seharusnya dilakukan di masa pramusim," katanya.
 
 
Dia menambahkan, pemain bersama-sama dan fokus terhadap apa yang harus dilakukan. Dan itu yang perlu dilihat dari tim lain.
 
Ada tim yang tidak habis-habisan di Piala Presiden dan ada pula yang timnya belum lengkap sepenuhnya. "Jadi tidak bisa membandingkan Piala Presiden dengan Liga, itu sepenuhnya berbeda," jelasnya. (muhammad ginanjar)
 
 


Editor : inilahkoran