Polresta Bogor Ringkus 7 Kurir Narkoba

Polresta Bogor Kota membekuk tujuh kurir narkoba berinisial HS (27), SS (45), YW (37), MP (25), DP (22), DF (25) dan RGP.

Polresta Bogor Ringkus 7 Kurir Narkoba
Polresta Bogor Kota membekuk tujuh kurir narkoba
INILAH, Bogor - Polresta Bogor Kota membekuk tujuh kurir narkoba berinisial HS (27), SS (45), YW (37), MP (25), DP (22), DF (25) dan RGP.
 
Ketujuh kurir itu ditangkap di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kabupaten Bogor selama bulan Januari 2019. 
 
Dari tujuh kurir tersebut Satnarkoba Polresta Bogor Kota berhasil menyita barang bukti berupa sabu seberat 17 gram, ganja seberat 2.060 gram, alat hisap sabu, timbangan, serta alat komunikasi berupa handphone.
 
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Hendri Fiuser mengatakan, hasil penyidikan polisi, para tersangka mengaku sebagai kurir yang menyalurkan narkoba ke sejumlah wilayah di Kota Bogor dan sekitarnya.
 
"Mereka ada yang sudah 3 sampai 6 bulan menjalani bisnis barang haram tersebut," ungkap Hendri didampingi Kasatnarkoba Kompol
Nurdjaman HS kepada wartawan di Mako Polresta Bogor Kota pada Kamis (24/01) siang.
 
Hendri menjelaskan, peredarannya masuk ke kalangan pengguna rata-rata berusia di bawah 50 tahun dan di atas 20 tahun. Mereka mendapatkan narkoba dari berbagai wilayah seperti ada yang dari Jakarta, kemudian ada juga dari Kabupaten Bogor.
 
"Dengan diamankannya sejumlah barang bukti narkoba tersebut, pihaknya telah menyelamatkan sekitar 618 jiwa dari penyalahgunaan narkoba," tambahnya.
 
Hendri menjelaskan, modus operandi mereka menggunakan jaringan terputus sehingga secara teknis peredarannya dari kalangan ke kalangan yang sudah menjadi sasaran dan diketahui baik oleh si kurir maupun pengedar.
 
"Meski sel terputus yang kadang-kadang menyulitkan kami, tapi kami tetap terus berupaya melalui scientific investigation dan lainnya untuk mendapatkan hasil yang lebih besar," jelasnya.
 
Hendri menekankan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para tersangka dikenakan sanksi Pasal 114, 111 dan 112 UU 35/2009 tentang Narkotika. "Para pelaku dincaman hukuman penjara paling singkat 6 tahun," pungkasnya.
 


Editor : inilahkoran