Raphinha Kecewa Dengan Penggemar Brasil, Tuding Ingin Kaki Neymar Patah

Pemain Brasil Raphinha kecewa melihat penggemar Selecao tidak menghormati Neymar sementara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dielu-elukan di negaranya masing-masing.

Raphinha Kecewa Dengan Penggemar Brasil, Tuding Ingin Kaki Neymar Patah
Raphinha menuding orang-orang Brasil banyak yang berharap kaki Neymar patah, dan tidak mendukung Brasil. (net)

INILAHKORAN, Bandung - Pemain Brasil Raphinha kecewa melihat penggemar Selecao tidak menghormati Neymar sementara Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo dielu-elukan di negaranya masing-masing.

Raphinha menuding orang-orang Brasil banyak yang berharap kaki Neymar patah, dan tidak mendukung Brasil.

Tudingan tersebut ditulis Raphinha di media sosial Instagram. Kini Neymar akan absen akibat cedera engkel, usai bermain di laga Brasil vs Serbia.

Baca Juga : Tempati Posisi 4, Prestasi Kota Bekasi Naik di Porprov XIV Jabar 2022

Diketahui, Brasil memulai kampanye Piala Dunia FIFA 2022 mereka dengan kemenangan 2-0 atas Serbia pada Kamis 24 November.

Richarlison memborong dua gol Brasil, gol pertama memanfaatkan bola muntah dan yang kedua adalah tendangan salto yang menakjubkan, memberi mereka tiga poin.

Namun, malam berubah menjadi buruk bagi juara dunia lima kali itu ketika Neymar terpaksa keluar lapangan karena cedera pergelangan kaki pada menit ke-80 pertandingan. Superstar Paris Saint-Germain (PSG) itu sangat terpukul.

Baca Juga : Gagal Juarai Porprov XIV Jabar 2022, Kota Bandung Sukses untuk Pembinaan Atlet

fifa-banner-imgScans menunjukkan bahwa pemain depan berusia 30 tahun itu mengalami kerusakan ligamen pada pergelangan kakinya. Oleh karena itu, Neymar akan melewatkan sisa pertandingan grup Brasil melawan Swiss dan Kamerun.

Cederanya Neymar menjadi pukulan telak bagi Brasil, tetapi Raphinha yakin ada banyak penggemar yang senang melihat sang penyerang absen. Menunjuk bagaimana Messi dan Ronaldo diperlakukan oleh suporter mereka, dia mengklaim bahwa negaranya tidak pantas mendapatkan rekan setimnya.

Raphinha mengulangi kata-kata penggemar superstar PSG di Instagram-nya:

Baca Juga : Manchester United vs Tottenham Hotspur, Empan Pemain Ini Harusnya Berkostum Merah

"Orang Argentina memperlakukan Messi sebagai Tuhan. Orang Portugis memperlakukan Cristiano Ronaldo sebagai Raja. Orang Brasil bersorak untuk Neymar yang patah kaki, betapa menyedihkannya. Kesalahan terbesar dalam karir Neymar adalah lahir di Brasil. Negara ini tidak pantas mendapatkan bakat sepak bolanya,"

Lalu, Bagaimana nasib Neymar, Messi dan Ronaldo di Piala Dunia sejauh ini?

Neymar tidak mencatatkan gol atau assist dalam pertandingan pembuka Brasil melawan Serbia, tetapi Selecao, bagaimanapun sekarang harus memainkan sisa dua pertandingan grup mereka tanpa dia.

Baca Juga : Febri Hariyadi Jagokan Brasil di Piala Dunia 2022 Qatar

Pasukan Tite menghadapi Swiss dalam pertandingan Piala Dunia berikutnya pada Senin 28 November. Mereka kemudian akan menghadapi Kamerun pada 2 Desember dan berharap maju ke Babak 16 besar tanpa jimat mereka.

Sementara itu, Ronaldo membintangi kemenangan 3-2 Portugal atas Ghana dalam pertandingan pembuka Piala Dunia mereka pada Kamis 24 November. Dia membuka skor untuk timnya dengan penalti sebelum gol dari Joao Felix dan Rafael Leao memastikan kemenangan.

Pasukan Fernandos Santos akan berhadapan dengan Uruguay dalam pertandingan penyisihan grup kedua mereka pada hari Senin 29 November. Mereka kemudian dijadwalkan menghadapi Korea Selatan pada 2 Desember.

Baca Juga : Pengprov Muaythai Jabar Gelar Uji Publik Calon Ketua Umum KONI Jabar Baru

Messi, di sisi lain memiliki awal yang mengecewakan untuk kampanye Piala Dunia FIFA 2022 di Qatar. Dia mencetak gol dalam pertandingan pembuka Argentina, namun Arab Saudi membuat kemenangan mengejutkan 2-1.

Namun titik terang menghampiri Argentina setelah membekuk perlawanan Meksiko 2-0, Messi menjadi bintang dalam laga tersebut dengan mencatat satu gol dan satu assist.*** (ridwan firdaus)

Baca Juga : 150 Atlet Usia Dini Ambil Bagian dalam Turnamen Bulutangkis PWI Cup 2022 yang Digelar PWI dan IKWI Jabar


Editor : donramdhani