• Rabu, 22 September 2021

BI dan Pemkab Cirebon Bertemu, Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Meningkat di Triwulan III

- Kamis, 20 Agustus 2020 | 17:15 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Cirebon dan Pemkab Cirebon melakukan pertemuan, Rabu (19/8/2020) malam.  Isinya, membahas pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga ini. Pembahasan juga meliputi masalah sinergitas yang akan dibangun. Ini untuk bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang positif, pada triwulan yang ketiga ini.

"BI memang siap membantu Pemkab Cirebon, untuk bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi. Salah satunya, yaitu dengan melaksanakan program peningkatan kapasitas. Mereka akan mendukung program kita. Salah satunya yaitu terkait pemasaran produk milik UMKM secara digital," kata Bupati Cirebon Imron Rosyadi.

Imron menjelaskan, Pemkab Cirebon juga saat ini sedang membenahi beberapa hal. Ini untuk mempermudah investasi masuk. Bupati mengaku,  sudah bertemu secara langsung dengan Menteri Agraria, dalam membahas masalah tata ruang di Kabupaten Cirebon.
Pemkab juga melibatkan ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk membuat pola ruang di Kabupaten Cirebon.

"Berbagai upaya kita lakukan. Ini untuk mempermudah investasi masuk di Kabupaten Cirebon.  Pokoknya, semua upaya kita tempuh agar ekonomi kabupaten cirebon bisa meningkat," ujar Imron.

Sementara itu, Kepala KPwBI Cirebon Bakti Artanta menjelaskan pertemuan tersebut membahas tentang optimisme pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga ini. Alasannya, pada triwulan kedua lalu, pertumbuhan ekonomis secara nasional mengalami penurunan hingga minus 5,3 persen. Sedangkan di Jawa Barat, pertumbuhan ekonominya minus 5,89 persen.

"Kita harus optimistis pada triwulan ketiga ini bisa positif," ungkap Bakti.

Bakti menambahkan, pembahasan juga berkaitan dengan masalah inflasi, komoditas dan juga UMKM sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Dia menambahkan, orang nomor satu di Kabupaten Cirebon mengizinkan kepada pihaknya untuk bisa berkolaborasi secara langsung dengan dinas-dinas yang ada. Untuk itu, dirinya optimistis pertumbuhan ekonomi pada triwulan ketiga ini bakal positif. Hal itu karena sudah tidak lagi diterapkannya pembatasan sosial berskala besar (PSBB).

"Dengan tidak diterapkannya PSBB, pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat. Ini kan peluang yang sangat bagus. Saya berharap penerapan adaptasi kebiasaan baru (AKB) membuat kegiatan ekonomi di masyarakat lebih produktif dan berkembang," tukasnya. (Maman Suharman)

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Garut PPKM Level 2, Helmi Budiman: Jangan Lengah!

Senin, 20 September 2021 | 19:51 WIB
X