• Jumat, 22 Oktober 2021

Pemkab dan Forkopimda Cirebon Bagikan 2,5 Juta Masker

- Kamis, 10 September 2020 | 17:00 WIB
Foto: Maman Suharman
Foto: Maman Suharman

INILAH, Cirebon - Pemkab Cirebon dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) membagikan 2,5 juta masker. Secara simbolis, pembagian diberikan langsung Bupati Cirebon Imron di Taman Pataraksa kepada perwakilan masyarakat, Forkopimda serta perwakilan organisasi kepemudaan se Kabupaten Cirebon, Kamis (10/9/2020). 

Pembagian masker tersebut, sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

"Pembagian masker ini sebagai upaya untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Kalau cuci tangan, dan jaga jarak itu kan sifatnya pribadi. Tapi kalau masker kan umum dan terdeteksi dimanapun saat di luar rumah," kata Imron.

Menurutnya, saat ini penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon semakin meluas. Namun, hal itu diakuinya wajar karena setiap waktu selalu melakukan swab test secara massal. Mau tidak mau, akan muncul kasus konfirmasi baru dari hasil tracing dari kontak erat. 

"Justru dengan dilakukannya swab test massal, kita akan mengetahui berapa orang yang terkonfirmasi. Seperti yang dilakukan di gedung setda kemarin. Nanti akan muncul berapa yang terkonfirmasi. Dari sana kembali dilakukan tracing. Ya sukur kalau semuanya negatif," ungkapnya.

Imron menjelaskan, masker-masker tersebut nantinya akan didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten Cirebon melalui desa, kecamatan, Polsek, dan Koramil. Pembagian masker itupun merupakan cara Forkopimda Kabupaten Cirebon untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengenakan masker saat beraktivitas.

"Penelitian sudah membuktikan bahwa memakai masker lebih efektif menekan penyebaran Covid-19, dibanding menerapkan PSBB maupun lockdown. Padahal, dampak PSBB ataupun lockdown itu cukup besar," ujar Imron.

Untuk itu, pihaknya meminta masyarakat selalu mengenakan masker terutama saat beraktivitas di luar rumah. Menurutnya, pemakaian masker saat keluar rumah harus dilakukan karena pandemi Covid-19 belum berakhir. Bahkan, penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cirebon juga harus diwaspadai seluruh elemen masyarakat karena kasusnya terus bertambah. Sementara, vaksin Covid-19 juga masih dalam tahap uji coba hingga Januari 2021.

"Mari sama-sama berikhtiar untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona dan berdoa semoga pandemi ini segera berakhir. Upaya pemerintah tidak akan berarti apa-apa jika tidak dibantu masyarakat," pintanya.

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X