• Senin, 18 Oktober 2021

Purwakarta Kekurangan Ruang Isolasi untuk Pasien OTG

- Kamis, 1 Oktober 2020 | 17:15 WIB
dok/inilahkoran
dok/inilahkoran

INILAH, Purwakarta - Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Purwakarta, saat ini sedang ketar-ketir. Pasalnya, ruang isolasi bagi warga yang berstatus OTG atau konfirmasi tanpa gejala mengalami kekurangan seiring dengan peningkatan jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah tersebut.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kabupaten Purwakarta Deni Darmawan mengakui hal itu. Menurutnya, Wisma Isolasi Mahkota yang dimiliki Pemda Purwakarta tak cukup menampung jumlah pasien saat ini. Mengingat, kapasitasnya hanya 16 bed. Hal itu tentu saja sudah tidak memadai jika melihat perkembangan warga yang terpapar hingga saat ini.

“Kapasitas wisma isolasi kami itu hanya untuk 16 bed pasien OTG,” kata Deni dalam rilis yang diterima INILAH, Kamis (1/10/2020).

Menurutnya, jika pasien dibiarkan isolasi mandiri di rumah, dikhawatirkan akan terjadi peningkatan penyebaran virus (klaster rumah). Artinya, dengan penambahan yang terjadi hingga hari ini, mau tidak mau Pemda melalui Dinkes dan GTPP harus mencari solusi penanganan dengan mencari gedung yang lebih besar untuk ruang isolasi untuk penanganan pasien Covid-19 ini.

“Untuk tenaga tambahan, Alhamdulillah kami terbantu dari jajaran Dishub, Satpol, TNI dan Polri serta tenaga kesehatan Puskemas dan tenaga kesehatan dari TNI yang siap di tempatkan di wisma isolasi jika terjadi lonjakan lebih dari seperti hari ini,” kata dia.

Dokter Deni juga mengatakan, penambahan kasus konfirmasi di Purwakarta salah satu penyebabnya adalah banyak warga Purwakarta yang beraktivitas atau kerja di zona merah seperti Depok, Bekasi dan lainnya (imported case).Untuk perkembangan warga yang terpapar, lanjut dr Deni, masih terjadi fluktuatif. Bahkan untuk jumlah konfirmasi positif angkanya cenderung naik, begitupun dengan angka kesembuhan.

“Hari ini, terjadi penambahan pada warga yang berstatus terkonfirmasi positif sebanyak 16 orang, namun ada juga warga yang sebelumnya terkonfirmasi positif dinyatakan sembuh, sebanyak 5 orang,” tuturnya.

Menurutnya, secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Purwakarta terdapat 276 orang dan yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 200 orang. Tercatat juga, hingga hari ini, ada 12 orang positif telah meninggal dunia.

“Jumlah konfirmasi positif per hari ini berjumlah 64 orang,” pungkasnya. (Asep Mulyana)

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

BOR Kasus Covid-19 di RS di Garut Tersisa 3,68 Persen

Senin, 18 Oktober 2021 | 19:30 WIB

Demi Level PPKM Turun, Garut Kebut Vaksinasi Covid-19

Minggu, 17 Oktober 2021 | 16:06 WIB
X