• Senin, 6 Desember 2021

Petani Akarwangi di Garut Menjerit, Harga Minyak Akarwangi Turun 20% Gegara Pandemi

- Selasa, 6 Oktober 2020 | 20:10 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

NILAH, Garut- Semenjak merebak pandemi Covid-19, seperti halnya banyak komoditas lain, harga minyak akarwangi diproduksi pengusaha petani akarwangi di Kabupaten Garut mengalami penurunan cukup signifikan berkisar 10-20%. 

Penurunan harga terjadi karena terhambatnya perdagangan internasional akibat pandemi Covid-19. 

Pasalnya, minyak akarwangi sendiri bukan dikonsumsi di dalam negeri melainkan merupakan komoditas ekspor. 

Per 30 September 2020, minyak akarwangi dihargai Rp1,8 - Rp2 juta per kilogram, dan minyak akarwangi kelas premium dihargai Rp3,5 juta per kilogram. Sedangkan akar basah dari tanaman akarwangi dihargai Rp2.500-Rp.5000 per kilogram.

"Harga minyak akarwangi sebetulnya fluktuatif, bergantung permintaan pasar dan kualitas minyaknya. Namun memang karena perdagangan internasional terganggu akibat pandemi

Covid-19, harga minyak akarwangi mengalami penurunan. Sebelumnya, harganya sekitar Rp2,5 - Rp3 juta per kilogram. Sedangkan kelas premiumnya dihargai sampai Rp6 juta per kilogram," kata Sekretaris Dinas Perkebunan Haeruman mendampingi Kepala Bidang Perkebunan Ardi Firdian, Selasa (6/10/2020).

Ardi menyebutkan minyak akarwangi diperoleh dari hasil penyulingan akar tanaman akarwangi (vetiveria zizanoides) yang mengandung minyak atsiri sebagai bahan dalam proses pembuatan parfum, kosmetik, dan obat/bahan baku terapi. Sehingga budidaya tanaman yang disebut masyarakat lokal sebagai tanaman usar itu cukup prospektif. 

Di Indonesia, Kabupaten Garut nyaris tak ada saingan sebagai penghasil minyak akarwangi. Sebagian besar minyak akarwangi di Indonesia terpusat di Jawa Barat, khususnya Kabupaten Garut.  

Produksi minyak akarwangi Indonesia sendiri menempati urutan ketiga terbanyak di dunia, setelah negara Haiti, dan Bourbon.

Halaman:

Editor: Bsafaat

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X