• Jumat, 22 Oktober 2021

Ini Alasan Kenapa Pembangunan Infrastruktur Purwakarta Begitu Pesat

- Kamis, 8 Oktober 2020 | 17:10 WIB
dok/inilahkoran
dok/inilahkoran

INILAH, Purwakarta - Pembangunan infrastruktur selama ini menjadi salah satu program prioritas Pemkab Purwakarta. Tak heran, sejak 10 tahun terakhir proses pembangunannya terlihat begitu pesat. Mungkin, sejauh ini persoalan infrastruktrur khususnya jalan nyaris rampung 100%.

Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kabupaten Purwakarta Ryan Oktavia tak menampik hal itu. Menurutnya, salah satu faktor yang menjadikan pesatnya pembangunan infrastruktur ini karena adanya kolaborasi antara pemerintah daerah dan unsur TNI.

“Cepatnya pembangunan infrastruktur di kita, itu salah satu faktornya karena adanya keterlibatan unsur TNI. Dari catatan yang ada, di wilayah kami sejak 2015 lalu peran TNI khususnya dari angkatan darat cukup besar dalam pembangunan infrastruktur ini,” ujar Ryan kepada INILAH di kantornya, Kamis (8/10/2020).

Berdasarkan data di dinasnya, lanjut dia, ada tiga kegiatan yang pengerjaannya dikolaborasikan dengan institusi keamanan Negara itu. Yakni, melalui program Karya Bakti TNI, BSMSS dan TMMD. Adapun untuk pembangunan jalan melalui Karya Bakti sendiri, itu mencapai 22 kilometer, lalu melalui BSMSS sepanjang 7 kilometer, serta 10,85 kilometer melalui program TMMD.

Dalam kolaborasi ini, yang paling terasa sekali, yakni saat pembangunan dan pembukaan jalur lingkar barat. Ya, jalur yang menghubungkan dengan beberapa kabupaten tetangga itu. Dari data yang ada, pengerjaan pembangunan jalur tersebut dimulai sejak 2015 sampai 2017 melalui Karya Bakti skala besar.

“Untuk jalur tersebut, total panjang jalan yang pembangunannya dibantu unsur TNI itu ada sekitar 22 kilometer,” jelas dia.

Adapun jalur alternatif Lingkar Barat ini, terbentang dari mulai Kecamatan Babakan Cikao-Jatiluhur-Sukasari dan Maniis. Jalur ini, terhubung dengan beberapa kabupaten tetangga. Di antaranya, Kabupaten Karawang, Cianjur, Bogor dan Bekasi.

Selain itu, dia menambahkan, pihaknya cukup berbangga hati karena persentase pembangunan jalan selalu mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Sebelumnya, atau sebelum 2008 lalu, Purwakarta memiliki persentase ruas jalan mantap sebesar 62,2% atau sepanjang 447 Kilometer dari total panjang jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer.

“Kalau melihat data, persenate kemantapan jalan ini terus meningkat dari tahun ketahun. Hingga akhir 2019 kemarin, jalan mantap di wilayah kami mencapai 86 % dari total panjang jalan jalan kabupaten yang mencapai 728,94 kilometer itu,” kata dia.

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X