• Rabu, 22 September 2021

Penyebaran Covid-19 di Garut Sudah Merambah Klaster Pesantren 

- Senin, 19 Oktober 2020 | 18:20 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Penyebaran virus corona baru atau Covid-19 di wilayah Kabupaten Garut makin meningkat ke berbagai kalangan bahkan kini sudah merambah klaster pesantren.

Adanya klaster pesantren yang menjadi penyebaran Covid-19 tersebut dikemukakan Bupati Garut Rudy Gunawan usai melantik sebanyak 22 pejabat struktural dan empat pejabat fungsional di lingkungan Pemkab Garut di Lapang Apel Setda Garut Jalan Pembangunan, Senin (19/10/2020).

Rudy kembali menegaskan Kabupaten Garut sekarang sedang dalam kondisi Darurat Pandemi Covid-19. Karenanya, dia para pejabat daerah ikut serta membantu menghadapi kondisi tersebut. 

Rudy juga menekankan Dinas Kesehatan harus lebih giat melakukan tugasnya supaya tidak lagi mengalami 'outbreak'.

“Outbreak itu ada di kluster pesantren. Ada 15. Sekarang kita lakukan, tapi hasil tracing yang keduanya turun lagi karena faktor pemeriksaan yang massif," ujarnya. 

Rudy tak menyebutkan pesantren mana dan di mana lokasi pesantren tersebut berada. 
Rudy juga mengakui masyarakat di Kabupaten Garut masih abai akan penggunaan masker. Sehingga Pemkab Garut harus melakukan langkah-langkah preventif.

Rudy menyebutkan, pihaknya pernah menyebutkan sekolah di bawah naungan Kementerian Agama di Garut boleh dibuka dengan catatan mesti memperhatikan protokol kesehatan. 

"Jangan sampai outbreak kedua. Jadi kalau outbreak itu sudah mencapai 100, PSBB parsial mungkin akan dilakukan," ujarnya.

Dari informasi diperoleh, ditengarai klaster pesantren di Kabupaten Garut ditemukan di wilayah Kecamatan Balubur Limbangan, tepatnya di Desa Cijolang, ketika terjadi lonjakan penambahan kasus baru positif Covid-19 mencapai sebanyak 63 kasus dalam sehari. 

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Garut PPKM Level 2, Helmi Budiman: Jangan Lengah!

Senin, 20 September 2021 | 19:51 WIB
X