• Senin, 6 Desember 2021

Setda Garut Tutup Gegara 4 Pendamping Bupati Covid-19

- Senin, 26 Oktober 2020 | 10:39 WIB

INILAH, Garut – Mulai Senin (26/10/2020) ini, kantor-kantor di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Pemkab Garut, termasuk di dalamnya kantor Bupati, Wakil Bupati, dan Sekda, ditutup hingga 1 November 2020.

Hal itu dilakukan menyusul empat pegawai Sub Bagian Protokol Setda Garut yang biasa mendampingi Bupati Garut Rudy Gunawan terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan surat dikeluarkan Penjabat Sekretaris Daerah Garut Zatzat Munazat bernomor 443.2/11325/Um/2020 tertanggal 23 Oktober 2020 ditujukan kepada Staf Ahli Bupati, Asisten, Kepala Bagian di lingkungan Setda Garut disebutkan, penutupan kantor di lingkungan Setda dilakukan sebagai upaya pencegahan dan pengendalian Covid-19 di lingkungan Pemkab Garut sehubungan ditemukan kasus positif (Covid-19) pada aparatur sipil negara (ASN) di Perangkat Daerah.

Selanjutnya, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, dan Kepala Bagian Administrasi Pembangunan serta para Kepala Sub Bagian pada Bagian Administrasi Pembangunan berkantor di Pendopo Kabupaten Garut (Jalan Kabupaten Kecamatan Garut Kota). Sedangkan Kepala Bagian lain berkantor di Rumah Dinas Sekretaris Daerah Kabupaten Garut (Jalan Patriot Kecamatan Tarogong Kidul).

Para Kepala Sub Bagian lain dan pegawai melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing dengan catatan alat komunikasi dalam keadaan aktif untuk memudahkan koordinasi dan melaporkan hasil pekerjaan selama bekerja di rumah (work from home/WFH).

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan diharuskan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari terhitung mulai 24 Oktober 2020 sampai 6 November 2020. Selama melakukan isolasi mandiri, mereka tidak diperbolehkan melakukan perjalanan ke luar kota.

Pelayanan kantor dibuka kembali pada 2 November 2020 dengan sistem kerja sebagaimana diatur Surat Edaran MenPAN RB No 67 tahun 2020 poin 2.b.4. Instansi pemerintah yang berada pada zona kabupaten/kota berkategori risiko tinggi, Pejabat Pembina Kepegawaian dapat mengatur jumlah pegawai yang melaksanakan tugas kedinasan di kantor (work from home/WFO) paling banyak 25 persen pada unit kerja instansi yang bersangkutan. (zaiul mukhtar)
 

Editor: Zulfirman

Terkini

Vaksinasi Lansia di Garut Mencapai 60,6 Persen

Minggu, 5 Desember 2021 | 10:18 WIB

Pemkab Bekasi Salurkan Bantuan ke Yayasan ODGJ Tambun

Jumat, 3 Desember 2021 | 10:47 WIB

Lima Sembuh, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Menurun

Jumat, 3 Desember 2021 | 09:51 WIB

Ribuan Buruh Pabrik Rokok Peroleh BLT dari DBHCHT

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:10 WIB

Pemkab Cirebon Dorong Regenerasi Petani

Rabu, 1 Desember 2021 | 14:15 WIB
X