• Jumat, 22 Oktober 2021

Hadapi Libur Panjang, Pemkab Garut Perketat Prokes Tempat Wisata

- Selasa, 27 Oktober 2020 | 14:20 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Menghadapi libur panjang cuti bersama yang akan dimulai pada Rabu (28/10/2020), Pemkab Garut memperketat penerapan protokol kesehatan (prokes) di tempat-tempat wisata termasuk akomodasi penginapan/perhotelan di Kabupaten Garut. Satuan Tugas Covid-19 juga ditempatkan di sejumlah titik kawasan wisata.

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mengantisipasi kemungkinan terjadinya penularan Covid-19 dengan membeludaknya jumlah wisatawan berdatangan ke obyek-obyek wisata di Garut tersebut.

"Selama libur panjang, Pemkab Garut mewaspadai akan adanya lonjakan wisatawan di kabupaten Garut. Bahkan sebagian hotel yang ada di kabupaten Garut telah penuh di pesan jauh hari," kata Bupati Garut Rudy Gunawan usai rapat terbatas di Pendopo Garut, Senin (26/10/2020).

Menurutnya, bagi Kabupaten Garut masa libur panjang cuti bersama menjadi sebuah dilema. Kedatangan para wisatawan ke Kabupaten Garut merupakan sesuatu yang diharapkan demi peningkatan pemulihan pendapatan ekonomi masyarakat di Garut. 

Garut sendiri dikenal sebagai daerah memiliki banyak obyek wisata menarik. Namun di lain sisi, ancaman penularan Covid-19 masih terus mengintai. Apalagi, saat ini Kabupaten Garut tengah menghadapi merebaknya kasus Covid-19 dengan peningkatan jumlah terbilang luar biasa. 

Lantaran hal itu, Rudy menegaskan selama liburan panjang sekarang ini tempat wisata di Kabupaten Garut tetap dibuka. Namun, penerapan prokesnya akan lebih diperketat. 

Libur panjang cuti bersama sendiri dimulai 28 hingga 30 Oktober 2020 bertepatan tanggal merah peringatan Maulid Nabi Muhammad SWA dengan diikuti akhir pekan pada 31 Oktober sampai 1 November 2020.

Penyedia hotel dan penginapan diwajibkan menyediakan tempat-tempat cuci tangan, menyediakan masker serta thermogun yang harus berfungsi baik.
Rudy menyebutkan, prokes 3M yakni memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak itu wajib dilaksanakan. 

"Kami juga menyediakan petugas kesehatan khusus dengan kendaraan ambulan di beberapa tempat wisata," imbuhnya. (Zainulmukhtar)

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Bertambah 3, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Jadi 15

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:57 WIB

Garut Masih Bergeming di PPKM Level 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:00 WIB
X