• Minggu, 28 November 2021

Hanya 82,54 Poin Persentase, IPG Garut Rendah

- Selasa, 3 November 2020 | 18:40 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Kabupaten Garut nyaris menjadi juru kunci dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam pencapaian Indeks Pembangunan Gender (IPG).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, IPG Garut pada 2019 mencapai sebesar 82,54 poin persentase. Capaian itu hanya meningkat sebesar 0,12 poin persentase dari IPG pada 2018 sebesar 82,42 poin persentase.

Dengan angka sebesar 82,54 poin persentase itu, Kabupaten Garut hanya menempati urutan kedua dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam pembangunan manusia berdasarkan kesetaraan gender. IPG Garut juga masih di bawah rata-rata IPG Jawa Barat yang mencapai 89,56 poin. IPG Garut hanya unggul dari Kabupaten Bandung Barat yang IPG-nya mencapai 79,29 poin. 

Dibandingkan lima kabupaten tetangganya, IPG Garut masih tertinggal cukup jauh. Termasuk dengan IPG Kabupaten Majalengka yang mengalami penurunan capaian IPG pada 2019 sebesar 0,17 poin persentase.

Berikut lima kabupaten bertetangga dengan Kabupaten Garut yang IPG-nya di atas Kabupaten Garut, yakni Kabupaten Sumedang (IPG 94,88), Kabupaten Bandung (IPG 93,59), Kabupaten Majalengka (IPG 85,93), Kabupaten Tasikmalaya (IPG 85,980, dan Kabupaten Cianjur (IPG 83,72).
Sekadar diketahui, IPG mendekati 100 mengindikasikan semakin kecil kesenjangan pembangunan antara laki-laki dan perempuan.

Namun demikian, dalam capaian indeks pemberdayaan gender (IDG), Kabupaten Garut sedikit lebih baik dengan menempati urutan ke-15 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Angka IDG Garut pada 2019 mencapai 68,23 poin persentase atau naik dari 2018 yang mencapai 64,67 poin persentase.

IDG rata-rata Jawa Barat sendiri mencapai 69,48 poin persentase, atau menurun dibandingkan 2018 yang mencapai 70,20 poin persentase.

Soal IPG Garut masih menempati urutan ke-26 dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat itu sendiri sempat disinggung Bupati Garut Rudy Gunawan pada Rapat Paripurna DPRD Garut di gedung DPRD setempat pada Senin (2/11/2020).

Hanya, data disampaikan Rudy pada kesempaten tersebut masih mengacu data 2018.  Rudy menilai, capaian angka IPG Kabupaten Garut itu menunjukkan capaian pembangunan perempuan di Kabupaten Garut masih berada di bawah laki-laki.

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Why, Dewan Ancam Laporkan Sekdis DPKPP ke APH

Jumat, 26 November 2021 | 20:00 WIB

8.000 Guru Honorer di Garut Masuk Dapodik

Kamis, 25 November 2021 | 22:26 WIB

Risih, Ratusan Ribu Lembing Batu Serang Warga Cirebon

Kamis, 25 November 2021 | 16:10 WIB

Kasus Naik, RS di Garut Kembali Rawat Pasien Covid-19

Kamis, 25 November 2021 | 15:51 WIB
X