• Senin, 20 September 2021

Belajar Kelentingan Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 dari Aisyiyah

- Jumat, 6 November 2020 | 18:55 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut - Kemunculan virus Sars-Cov2 atau Covid-19 di seluruh dunia telah mengubah banyak hal menyangkut tatanan kehidupan umat manusia. Mulai sektor kesehatan, pendidikan, ekonomi, praktik beragama hingga budaya. Tak terkecuali masyarakat di Indonesia.

Ratusan ribu nyawa melayang, ratusan ribu unit usaha berguguran, jutaan orang kehilangan penghasilan, jutaan sendi rumah tangga goyah, dan hal lainnya sebagai dampak mewabahnya Covid-19 yang bermula dari Cina itu.

Kendati begitu, para ibu terhimpun dalam keluarga besar persyarikatan perempuan Muhammadiyah, Aisyiyah, tak mengenal putus asa. Aisyiyah tetap bersemangat menghadapinya dengan terus mencari solusi, berupaya membangun kelentingan atau resiliensi keluarga dan komunitas di tengah pandemi Covid-19 itu. 

Hasilnya, berbagai program kegiatan kemandirian ekonomi, pembiasaan hidup bersih dan sehat menuju keluarga tangguh, serta kepedulian akan lingkungan terus bertumbuh di berbagai daerah.

Keadaan tersebut tampak dari saling berbagi kisah sejumlah Pimpinan Wilayah (PW) Aisyiyah tentang keberhasilan program kelentingan keluarga yang dilaksanakan di 16 PW Aisyiyah se-Indonesia melalui webinar digelar  Lembaga Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (LLHPB) Pimpinan Pusat Aisyiyah kerjasama The Asia Foundation bertajuk “Pembelajaran Program Membangun Keluarga dan Komunitas Lenting dalam Masa Pandemi Covid-19”, Kamis (5/11/2020).

Pada acara dihadiri 220 peserta tersebut, PW Aisyiyah Kalimantan Barat, Bali, Jakarta Utara, DIY, dan Riau berkempatan mempresentasikan lesson learn dari keberhasilan program yang telah terlaksana di masing-masing wilayahnya. 

Aisyiyah Kalimantan Barat menceritakan keberhasilannya dalam budidaya ikan air tawar melalui keramba bersama komunitas masyarakat di pinggir sungai Kapuas Kota Pontianak. Aisyiyah Bali sukses melakukan upaya pengelolaan sampah rumah tangga sebagai media tanam sayur di sembilan Pimpinan Daerah Aisyiyah se-Bali. 

Aisyiyah Jakarta Utara membina masyarakat di daerah pinggir pantai dan komunitas pemulung untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarganya melalui budikdamber dan penanaman sayuran. 
Aisyiyah Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengembangkan hidroponik dan budidaya ikan nila dan lele untuk Guru TK ABA di sepuluh TK Aisyiyah Bustanul Athfal se-Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. 

Aisyiyah Riau sukses mendampingi kesehatan keluarga melalui edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS), pembagian alat pelindung diri (APD), dan pembagian bibit sayur di seluruh Pimpinan Daerah Aisyiyah se-Provinsi Riau. 

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Bupati Cirebon Imron Diperiksa KPK, Cek Begini Faktanya

Minggu, 19 September 2021 | 12:03 WIB

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X