• Minggu, 28 November 2021

Seorang Santri di Purwakarta Tewas dengan Luka Parah di Kepala

- Senin, 16 November 2020 | 16:09 WIB
Foto: Asep Mulyana
Foto: Asep Mulyana

INILAH, Purwakarta – Seorang santri yang mondok di pesantren Nurul Ilmi, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan. 

Dugaan sementara, santri berinisial M (9) asal Rengasdengklok, Kabupaten Karawang itu terjatuh dari lantai dua gedung pesantrennya.

Kepala Unit 4 Satreskrim Polres Purwakarta Ipda Rangga menuturkan, saat ini jajarannya masih menggali keterangan terkait meninggalnya seorang santri dengan luka parah dibagian kepala itu. Dari keterangan sementara, bocah tersebut diduga terjatuh dari lantai dua kobongnya.

“Dari keterangan saksi, saat waktu Subuh santri ini sempat mengambil wudhu untuk salat berjamaah,” ujar Rangga kepada wartawan, Senin (16/11/2020).

Namun, dia menyebutkan korban bukannya mengikuti salat namun santri tersebut malah tertidur luar di koridor samping kobong. Bahkan, santri tersebut sempat meminjam kasur ke teman sekamar untuk dipakai tidur di koridor. Di samping kobong itu tak ada pembatas sehingga kemungkinan dia terjatuh dan kepalanya membentur pondasi yang ada di bawahnya.

Kemungkinan, santri ini terjatuh dari lantai dua dengan ketinggian 7 meter. M sendiri ditemukan pagi tadi oleh santri lainnya yang langsung melapor ke pengurus. Saat ditemukan korban sudah kondisi terlentang dengan luka parah di kepala belakang.

“Sampai saat ini, kami masih melakukan pengembangan, termasuk memeriksa beberapa saksi, baik dari sesama santri maupun dari pengurus pesantren,” jelas dia.

Sementara itu, Pengurus Pesantren Nurul Ilmi Somad menuturkan dirinya tak mengetahui pasti terkait kejadian ini. Dia juga mengaku masih bertanya apakah korban memang tertidur atau terpeleset di bangunan itu.

"Kami terkejut ketika pagi-pagi ada yang menemukan korban sudah tergeletak,” ujarnya singkat. (Asep Mulyana)

Halaman:

Editor: donramdhani

Terkini

Why, Dewan Ancam Laporkan Sekdis DPKPP ke APH

Jumat, 26 November 2021 | 20:00 WIB

8.000 Guru Honorer di Garut Masuk Dapodik

Kamis, 25 November 2021 | 22:26 WIB

Risih, Ratusan Ribu Lembing Batu Serang Warga Cirebon

Kamis, 25 November 2021 | 16:10 WIB

Kasus Naik, RS di Garut Kembali Rawat Pasien Covid-19

Kamis, 25 November 2021 | 15:51 WIB
X