• Sabtu, 18 September 2021

Lantik 3 Pejabat Tinggi Pratama, Bupati Rudy Langgar Janjinya Sendiri?

- Senin, 16 November 2020 | 20:10 WIB
Foto: Zainulmukhtar
Foto: Zainulmukhtar

INILAH, Garut- Bupati Garut Rudy Gunawan melantik tiga pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemkab Garut, Senin (16/11/2020).

Tidak ada yang aneh dalam peristiwa tersebut kecuali pelantikan dilaksanakan secara tatap muka dalam apel gabungan di lapangan Apel Setda. Rudy terkesan melanggar ucapannya sendiri akan kegiatan tersebut. 

Pasalnya, dalam apel gabungan di tempat sama pada pekan sebelumnya, Senin (9/11/2020), Rudy sempat menyatakan, apel pada hari itu merupakan apel gabungan terakhir dilakukan secara tatap muka. Apel gabungan selanjutnya akan dilakukan secara online melalui zoom meeting untuk menghindari kerumunan (sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19).

Kenyataannya, apel gabungan secara tatap muka tetap dilangsungkan dengan agenda utama pelantikan tiga pejabat pratama. Ketiganya, yakni Agus Ismail dilantik sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda Garut) dari semula menjabat Sekretaris Bappeda, Yayan Waryana sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-KBPPPA) dari semula menjabat Sekretaris DPP-KBPPPA, dan Erna Sugiarti sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi dari semula menjabat Wakil Direktur Keuangan RSU dr Slamet Garut.

Sebenarnya, sinyalemen pelanggaran Rudy akan ucapannya sendiri yang takkan ada lagi apel gabungan tatap muka bahkan tampak keesokan harinya dalam apel peringatan Hari Pahlawan Nasional, Selasa (10/11/2020). Kegiatan tersebut biasanya dilaksanakan di Lapang Oto Iskandardinata/Alun alun Garut dengan jumlah peserta cukup banyak namun kali ini dilangsungkan di Lapang Apel Setda dengan peserta jauh lebih sedikit. 

Berbeda halnya dengan peringatan Hari Pahlawan Nasional, peringatan Maulid Nabi Muhammad Shollalloohu 'Alaihi Wa Sallam tingkat Kabupaten Garut yang berlangsung keesokan harinya, Rabu (11/11/2020), dilaksanakan secara virtual dan disiarkan di Command Center Kecamatan Garut Kota. Menghindari kerumunan. 

Kegiatan lain pemerintah daerah berkecenderungan menimbulkan kerumunan juga cukup banyak terjadi belakangan mendekati akhir 2020 ini, kendati diklaim dilaksanakan dengan memenuhi protokol kesehatan. Seperti acara sosialisasi dan peresmian pembangunan.

Di tengah terus bertambahnya kasus Covid-19 di Kabupaten Garut, akankah kegiatan apel gabungan terus berlangsung ?(zainulmukhtar) 

Editor: Bsafaat

Terkini

Bertambah 1, Kasus Aktif Covid-19 di Garut Berjumlah 57

Jumat, 17 September 2021 | 17:01 WIB
X